Eks Pengacara Bharada E Singgung Putusan MK soal Gibran: Lucu, di Luar Logika!
- siap.viva.co.id
"Pertanyaannya apakah ini bertentangan dengan Undang-Undang yang lebih tinggi atau tidak? Karena itu harusnya dianalisa," ujarnya.
Tapi yang jelas, sepengetahuan Deolipa, batas usia capres cawapres ini kan kesepakatan yang memang dengan pertimbangan-pertimbangan rasional dan mungkin pertimbangan psikologis, serta alasan biologis dari seseorang.
"bukan ada kata kecuali (kepala daerah). Ya emang orang biasa yang jadi pejabat di perusahaan enggak bisa? Kan dia juga bisa memimpin. Ukurannya ngapain jadi kepala daerah," katanya.
"Kadang-kadang kita nih ya kita bukan pemimpin kepala daerah tapi kita bisa juga kok di bawah 40 (memimpin). Banyak CEO perusahaan yang juga jago memimpin," timpalnya lagi.
Putusan itu, menurut Deolipa menimbulkan kerancunan.
"Makanya kenapa kita bilang keputusan MK ini enggak baik. Karena apa? Ngapain kepala daerah yang menjadi ukuran, orang kepala daerah juga banyak yang korupsi," tegasnya.
Lebih lanjut warga Depok ini menganggap, bahwa putusan MK di luar logika hukum.