Fakta Mengerikan Rezvan, Rudal 'Surga' Buatan Iran yang Pecundangi Amerika dan Israel

Ilustrasi rudal Rezvan buatan Iran yang sasar Israel
Sumber :
  • YouTube Daftar Populer

Siap – Iran tengah jadi sorotan dunia lewat aksinya yang tegas, membalas Israel dan Amerika lewat serangan rudal. Adapun senjata tersebut dikenal dengan sebutan Rezvan.

img_title Korsel Terjepit di Tengah Konflik Iran-AS, Ada Tekanan dari Trump dan Ancaman Teheran

Lantas seperti apa kekuatan mengerikan rudal Rezvan yang dimiliki Iran hingga mampu menembus jantung kekuatan Israel? Berikut ulasannya.

Dikutip dari kanal YouTube Daftar Populer, Tel Avif terbakar, Haifa lumpuh. Sistem pertahanan Israel bekerja keras tapi tak cukup kuat untuk menyelamatkan kota tersebut. 

img_title Diplomasi Iran-AS Kembali Mengemuka, Nasib Selat Hormuz Ikut Dipertaruhkan

Di balik serangan itu satu nama terus disebut, yakni Rezvan, rudal balistik Iran yang ikut menabrak garis merah pertahanan Israel. 

Senjata mematikan ini menghantam target paling strategis dan paling vital di Israel yaitu Mossad di dua tempat berbeda. 

img_title Terjebak Perang Iran: Korsel Pusing Ditekan Trump tapi Nggak Sanggup Hadapi Teheran

Jelas ini bukan roket acak, ini pesan. Iran seoalah mengumumkan bahwa mereka bisa menyerang secara langsung dan tepat sasaran. 

Tapi seberapa mematikan sebenarnya Rezvan dan apakah Israel bisa bertahan dari gelombang berikutnya?

Di balik setiap rudal yang melesat ada cerita tentang kekuatan, ketakutan dan pesan yang ingin disampaikan. 

Nah Rezvan bukan sekadar logam bersayap yang terbang. Ia adalah simbol dari keteguhan Iran menghadapi dunia yang memojokkannya. 

Dikembangkan oleh Departemen Luar Negeri Angkasa (IRGC), rudal ini lahir dari kebutuhan mendesak membangun senjata strategis tanpa harus bergantung pada negara lain. 

Di tengah embargo, sanksi dan tekanan internasional, Iran memilih jalannya sendiri menciptakan mesin penghancur dari dalam negeri. 

Sampai pada tahun 2022, Rezvan pun muncul. Namanya ini diambil dari konsep surga dalam tradisi Islam Syiah. 

Tapi ironisnya senjata ini lebih sering mengantar kehancuran daripada kedamaian.

Dalam operasi True Promise III, rudal ini tampil sebagai ujung tombak diluncurkan langsung dari wilayah Iran, tanpa perantara, tanpa proksi dan itulah titik baliknya. 

Bagi Israel, ini bukan sekadar serangan, tapi ini peringatan. Iran bisa menekan pelatuk sendiri tanpa perlu menyembunyikan tangan. 

Pertanyaannya sekarang, seberapa siap Zionis menghadapi babak baru dari lawan lama? 

Dan jika Iran bisa menekan pelatuk sendiri maka Rezvan-lah pelatuk itu. Sekarang mari lihat dari dekat senjata yang mengubah peta serangan.

Halaman Selanjutnya
img_title