Iran Kejar Tentara AS hingga ke Kuwait, Pulau Bubiyan Jadi Medan Konflik Baru

Iran-Kuwait memanas di Pulau Bubiyan
Sumber :
  • Kolase Siap.viva

Siap – Sebuah insiden militer yang belum pernah terjadi sebelumnya mengguncang kawasan Teluk.

img_title Apa yang Terjadi di Selat Hormuz? Iran Siapkan Aturan Baru

Pasukan Garda Revolusi Islam atau IRGC secara berani menyusup ke Pulau Bubiyan di Kuwait menggunakan beberapa perahu.

Tujuan utamanya jelas: menangkap tentara Amerika Serikat (AS) yang kabur dan berlindung di pulau strategis tersebut.

img_title Panas! Presiden Iran Sebut AS Penakut karena Serang Fasilitas Sipil, Tantang Perang Tatap Muka?

Aksi pengejaran lintas batas ini sontak memicu ketegangan diplomatik antara Iran dan Kuwait.

Apalagi, Pulau Bubiyan sendiri bukanlah pulau biasa. Di sinilah pasukan marinir AS ditempatkan dan bersiaga.

img_title Iran Hancurkan Markas AS, Pengakuan Pejabat Pentagon Bikin Geger

Insiden di Pulau Bubiyan: Penangkapan dan Baku Tembak

Menurut laporan Kementerian Dalam Negeri Kuwait, insiden ini bermula pada 1 Mei 2026.

Laporan dari China.org.cn pun melaporkan bahwa ada sebuah kapal ikan yang diduga dikarantina untuk operasi tersebut membawa enam personel IRGC menuju Pulau Bubiyan.

Begitu mendarat, mereka langsung terlibat bentrok dengan pasukan keamanan Kuwait.

Baku tembak pun tak terhindarkan.

Akibat bentrokan ini, satu personel keamanan Kuwait dilaporkan terluka.

Dari enam penyusup, empat orang berhasil diamankan.

Dua lainnya dilaporkan melarikan diri.

Kementerian Dalam Negeri Kuwait kemudian mengungkap fakta mengejutkan.

Dalam interogasi awal, para tersangka mengaku sebagai anggota IRGC.

Pengakuan ini semakin menguatkan dugaan bahwa ini bukan sekadar penyusupan biasa.

Buronan Tentara AS: Target Sebenarnya di Pulau Bubiyan

Ilustrasi tentara Amerika terkait perang melawan Iran

Photo :
  • Istimewa

Lalu, mengapa Pulau Bubiyan menjadi target?

Jawabannya terletak pada kepentingan strategis dan militer pulau tersebut.

Pulau Bubiyan adalah pulau terbesar kedua di Teluk Arab.

Lokasinya sangat dekat dengan perbatasan Irak. Di pulau inilah kontingen Marinir AS ditempatkan, demikian dikutip laporan Thenationalnews.

Sumber internal mengonfirmasi kepada media bahwa operasi IRGC kali ini secara spesifik menargetkan personel militer Amerika.

Mereka diduga memburu tentara AS yang sebelumnya berhasil melarikan diri ke pulau tersebut setelah insiden sebelumnya di perairan Teluk.

Situasi ini membuat Pulau Bubiyan menjelma menjadi "panci prestasi" yang siap meledak.

Keberadaan pasukan AS di tengah pangkalan Kuwait menjadikan pulau ini titik api potensial dalam konflik Iran vs Amerika Serikat.

Halaman Selanjutnya
img_title