Imbas Banjir, 34 Perjalanan KA Masih Batal Jalan hingga Hari Ini, KAI: Force Majeure
- Dok. PT KAI, kai.id
Siap – PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih melakukan pembatalan terhadap 34 perjalanan kereta api jarak jauh yang terimbas banjir hingga Senin, 19 Januari 2026.
Menurut Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, pembatalan 34 perjalanan kereta api jarak jauh sebagai bagian dari pengaturan operasional selama proses berlangsungnya pemulihan jalur rel yang tergenang banjir.
“Pengaturan ini dilakukan untuk memastikan setiap perjalanan yang dioperasikan benar-benar aman bagi pelanggan dan petugas,” jelas Anne.
Anne menambahkan bahwa gangguan operasional dipicu curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem sejak Jumat, 16 Januari 2026, yang menyebabkan luapan sungai serta jebolnya tanggul di sekitar lintasan Pekalongan–Sragi.
Di Daop 4 Semarang, pemulihan pada petak jalan Pekalongan–Sragi menunjukkan perkembangan.
Sekitar pukul 05.10 WIB, genangan di jalur hulu dan hilir berhasil ditangani sehingga seluruh kereta api dapat kembali melintas menggunakan lokomotif dinas masing-masing. Pada tahap ini, masih diberlakukan pembatasan kecepatan 30 km/jam.
Selain di Jawa Tengah, di wilayah Jakarta, hujan deras juga menimbulkan genangan di sejumlah emplasemen dan petak jalan operasional.
Sejak Minggu sore hingga malam, dilakukan pengangkatan jalur manual pada jalur hulu dan hilir, dilanjutkan menggunakan KPJR (kendaraan pemeliharaan jalan rel) dan dinyatakan selesai pada pukul 04.30 WIB. Kereta api pertama melintas dengan pembatasan kecepatan 20 km/jam,
“Kondisi ini merupakan force majeure akibat faktor alam di luar kendali operasional perusahaan,” tegasnya.