Pilu, Suami Korban Kebakaran Glodok yang Diyatakan Hilang Berharap Ada Mukjizat, Saya Berharap Dia Masih Ada?

Potret petugas saat melakukan evakuasi korban kebakaran glodok
Sumber :
  • Istimewa

Siap –Peristiwa kebakaran Plaza Glodok Taman Sari Jakarta Barat pada Rabu 15/1/2025 malam menyisikan duka mendalam bagi para keluarga korban, terlebih yang hingga saat ini belum ditemukan.

Ngilu, Begini Pengakuan Wanita Asal Thailand yang Jadi Korban 'Peternakan' Sel Telur Manusia di Georgia, Tiap Bulan Di..

Kisah pilu tersebut datang dari seorang suami korban yang masih dinyatakan hilang dan kini masih berharap sang istri dapat diketemukan.

Orang tersebut bernama Jauhari, ia adalah suami dari Ade Aryati korban kebakaran glodok yang bekerja sebagai kasir di lantai 8 gedung tersebut.

Terungkap, Ini Biang Kerok Penyebab Kebakaran di Kantor Kementerian ATR BPN, Terkait Pagar Laut?

Jauhari mengisahkan, pada hari itu istrinya bekerja di lantai 9 Glodok Plaza, usai magrib, ia sempat WhatsApp-an dengan istrinya hingga pukul 20.56 WIB.

"Di hari itu, saya juga ada kerjaan, lagi banyak. Saya dari magrib WA-an sama dia masih lancar, sampai jam 9. Bahkan dia masih menasihati, ayah kerjanya hati-hati, jangan lupa makan," tutur Jauhari di lokasi kebakaran Glodok Plaza, seperti dikutip Senin 20/1/2024.

Ngeri, Ternyata Begini Kronologi Kecelekaan Maut di Gerbang Tol Ciawi yang Menelan 8 Korban Jiwa

Setelah itu, kata Jauhari, handphone di-charge dan baru mengetahui kabar kebakaran Glodok Plaza sekitar pukul 23.00 WIB.

Jauhari langsung menuju ke tempat kerja istrinya dan berusaha masuk, tapi ditahan oleh petugas.

"Saya dapat info dari temennya yang ada di lantai 8, (istri) sempet ngabarin, 'Kkak kebakaran neh Kak, kebakaran'. Justru yang di lantai 8 nanya, di mana, di mana, 'ini Kak di sini Kak, di sini Kak'. Pas yang ditelepon buka pintu, sudah penuh asap, nyuruh istri, 'udah lu turun-turun, mereka pada turun, disangkain mereka istri sudah di bawah," katanya.

Sebelum melaporkan keberadaan istri, Jauhari sempat keliling Gedung, rumah sakit, dan puskesmas di dekat Glodok Plaza. Setelah tidak mendapatkan hasil, ia baru melaporkan istrinya.

"Setelah jam 12, setengah 1, nggak ada, saya lapor. Makanya namanya (Ade Aryati) pertama di daftar orang hilang," kata Jauhari.

Meski kebakaran cukup besar, tapi Jauhari berharap akan ada mukjizat dari Tuhan, istri selamat.

"Saya berharap dia walau pun keadaannya kebakaran besar, walaupun dia pasrah tapi dia ingat Allah, sujud dilindungi puing-puing, utuh, bisa jadi dia ketiduran dilindungi Allah. Saya berharap dia masih ada, karena dia keluar rumah niatkan dia bantu saya," katanya sambil matanya berkaca-kaca.

Menurut Jauhari, dia telah datang ke RS Polri bersama bapak mertuanya untuk pengambilan sampel DNA. Data istrinya pun telah diserahkan semua ke RS Polri.

"Ya paling nunggu proses pencocokan korban yang sudah ditemukan. Cuma bila mana ada info, masih menunggu korban lain," katanya.

Sementara itu, petugas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Gulkarmat) DKI Jakarta masih melakukan proses pendinginan di area Glodok Plaza yang terbakar.

Mereka juga melanjutkan pencarian korban yang kemungkinan masih terjebak di dalam gedung.Kebakaran di Glodok Plaza ini menjadi tragedi yang menambah catatan duka di awal tahun 2025.

Petugas terus mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi jika mengetahui keberadaan korban yang hilang.