Terungkap, Ternyata Ini Penyebab Istilah Terong Bu Lurah Jadi Trending di Medsos
- Istimewa
Siap –Baru baru ini, sebuah istilah yang bertuliskan Terong Bu Lurah viral di media sosial dan menjadi trending topik.
Saking viralnya, istilah Terong Bu Lurah ini menjadi tren pencarian terbanyak netizen lantaran penasaran.
Lantas, apa sebenarnya yang membuat istilah Terong Bu Lurah ini begitu ramai dibahas di Media Sosial?
Istilah ini pertama kali mencuat setelah diunggah oleh Dokter Tifa melalui akun X pribadinya.
Unggahannya langsung memancing respons dari warganet dan memicu diskusi panas.
Salah satu cuitan yang diunggahnya berbunyi
“Ini kenapa ada isu Terong Bu Lurah segala sih? Dari mana itu woi saya ketinggalan, tolong kasih pencerahaaaaan?”
Dalam unggahan lainnya, ia menulis,
“OCCRP dan Terong Muda Sukses membuat Kodok jadi Tahanan Rumah. Bravo NETIZEN! Kalian Kompak bangeeet! Sekarang tugas kedua kita: Basmi semua Buzzer. Setiap nongol, semprot Baygon, injek pake sandal Lily, teplok pake raket nyamuk, timpukin batubata, pecahan genting, batu jumrah, apapun biar penyet nyet nyet!”
Postingan tersebut langsung membuat istilah Terong Bu Lurah dan semakin menyita perhatian warganet.
Banyak warganet yang bertanya-tanya, bahkan berusaha mengaitkan istilah tersebut dengan berbagai isu politik dan sosial yang sedang berkembang.
Diketahui, dalam cuitannya, Dokter Tifa mempertanyakan isu yang disebutnya sebagai Terong Bu Lurah dengan nada sindiran yang tajam.
Sontak tulisan sindiran ini memicu reaksi beragam, dari dukungan hingga kritikan.
Selain itu, Dokter Tifa juga menyinggung beberapa hal lain dalam cuitannya yang menambah kontroversi.
"Makhluk berkemeja putih bercelana hitam sudah tidak terlihat lagi keluyuran dan seliweran ke mana-mana, dan cuma berani nongolin kepala di pintu pagar," tulisnya, mengarah pada isu-isu yang belakangan ramai diperbincangkan.
Cuitan ini langsung menjadi bahan diskusi panas. Beberapa warganet menganggap pernyataan Dokter Tifa sebagai bentuk kritik sosial yang berani.
"Akhirnya ada yang berani ngomong soal ini, salut sama Dokter Tifa," tulis seorang pengguna X.
Namun, tak sedikit yang menganggap gaya sindirannya terlalu keras.
"Kritik boleh, tapi kalau begini caranya, apa tidak malah memperkeruh suasana?" komentar warganet lainnya.