Apa Kabar Tujuh Permainan Tradisional Ini, Ya?

Tap Benteng.
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Waktu berjalan begitu cepat. Zaman pun telah berubah. Pada tahun 90-an, anak-anak kecil lebih sering menghabiskan waktu dengan melakukan permainan tradisional.

img_title Transformasi Digital ABMM Lewat SPARROW Diakui di Asia-Pacific Stevie Awards 2026

Permainan-permainan tersebut pun beraneka ragam. Tak hanya seru, aktivitas itu juga melatih motorik serta kerja sama tim anak-anak pada zaman dulu.

Ironisnya untuk masa sekarang, permainan tradisional yang dulu menjadi favorit perlahan redup akibat kemajuan teknologi.

img_title AS Tabuh Genderang Perang Ekonomi! Sanksi Baru Hantam Perusahaan Tiongkok yang Nekat Sokong Iran

Apa saja ya kira-kira permainan tradisional yang hilang tak ada kabarnya lagi?

1. Galasin atau Gobak Sodor

img_title Bosan Buffering? Simak Cara YTMP3 Menjembatani Aksesibilitas Audio Lokal Tanpa Terikat Kuota

Galasin.

Photo :
  • andihasbijaya.blogspot.com

Permainan yang mengandalkan ketangkasan ini dilakukan oleh dua tim. Yang satu sebagai penjaga yang satu lagi sebagai pelari yang harus menerobos penjagaan lawan.

Tim yang semua anggotanya lebih dulu mampu menerobos hingga penjagaan terakhir akan dinyatakan sebagai pemenang.

2. Tap Benteng

Tap Benteng.

Photo :
  • Istimewa

Tim dibagi menjadi dua, dan setiap kubu harus memilih pilar sebagai markas penjagaannya dari musuh.

Adapun pilar itu harus dijaga oleh anggota tim masing-masing. Apabila pilar kita disentuh lawan, maka dinyatakan kalah.

3. Petak Umpet

Petak Umpet.

Photo :
  • irfansholehfauzi.blogspot.com

Dimulai dengan hompimpa untuk menentukan siapa yang menjadi "kucing" (berperan sebagai pencari teman-temannya yang bersembunyi).

Si kucing ini nantinya akan memejamkan mata atau berbalik sambil berhitung sampai 10, biasanya dia menghadap tembok, pohon atau apa saja supaya dia tidak melihat teman-temannya bergerak untuk bersembunyi (tempat jaga ini memiliki sebutan yang berbeda di setiap daerah, contohnya di beberapa daerah di Jakarta ada yang menyebutnya INGLO, di daerah lain menyebutnya BON dan ada juga yang menamai tempat itu HONG).

Setelah hitungan sepuluh (atau hitungan yang telah disepakati bersama, misalnya jika wilayahnya terbuka, hitungan biasanya ditambah menjadi 15 atau 20) dan setelah teman-temannya bersembunyi, mulailah si "kucing" beraksi mencari teman-temannya tersebut.

Permainan selesai setelah semua teman ditemukan. orang yang pertama ditemukan yang menjadi ‘kucing’ berikutnya.

4. Batu Tujuh

Batu Tujuh.

Photo :
  • anakbawangsolo.org

Permainan batu tujuh merupakan permainan tradisional Indonesia yang sering dimainkan oleh anak-anak.

Permainan ini juga biasa disebut bete tujuh atau tujuh batu pahlawan. Untuk bermain permainan ini dibutuhkan setidaknya 3 pemain.

Halaman Selanjutnya
img_title