BNN Pastikan Sipir dan Napi Lapas Surabaya Nihil dari Narkoba

Lapas Surabaya razia narkoba
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya bersama Aparat Penegak Hukum (APH) menggelar operasi gabungan di seluruh blok hunian pada Kamis, 17 September 2026. 

img_title Polda Kalbar Ciduk 4 Pengedar Narkoba, Salah Satunya Wanita Cantik

Selain merazia barang terlarang, petugas dari kepolisian, TNI, dan Badan Narkotika Nasional atau BNN juga melakukan tes urine pada warga binaan. 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengawasan untuk mewujudkan Lapas bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba (Halinar). 

img_title Inovasi Pelayanan Lapas Cibinong Jadi Rujukan LPP Mataram

Sebanyak 77 pegawai dan 36 regu pengamanan terlibat dalam kegiatan sebagai tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk melaksanakan operasi gabungan secara berkala.

Kepala Lapas Surabaya, Sohibur Rachman, mengapresiasi dukungan seluruh aparat penegak hukum (APH) dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

img_title Pengamat UI Ungkap Hasil Riset BNN: Ini Investasi Terbesar Sebuah Negara

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan APH yang hadir memberikan dukungan. Ini merupakan kali kedua penggeledahan serentak bersama APH, karena kami tidak bisa bekerja sendiri,” ujarnya.

Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh pada blok hunian dan area yang berpotensi menjadi tempat penyimpanan barang terlarang. 

Dari pemeriksaan tersebut ditemukan sejumlah barang yang tidak sesuai ketentuan.

Barang terlarang itu di antaranya, kabel listrik nonstandar, pisau rakitan, benda tajam, korek api, gunting, serta sejumlah benda berbahan logam yang selanjutnya diamankan untuk dimusnahkan.

Usai penggeledahan, dilakukan tes urine secara acak terhadap pegawai dan warga binaan Lapas Surabaya. 

Sebanyak 20 pegawai dipilih secara acak oleh Kapolsek Porong dan Danramil 0816/04 Porong.

Sementara 51 warga binaan dari setiap blok turut menjalani pemeriksaan sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkoba.

BNNK Sidoarjo, Erieko menyampaikan bahwa seluruh pegawai dan warga binaan yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif. 

"Kami mengapresiasi hasil tes urine di mana seluruh sampel hasilnya negatif, ini menunjukkan komitmen Lapas Surabaya untuk menjauhi narkoba. Kami siap untuk teru bersinergi memberantas penyalahgunaan narkotika di lembaga pemasyarakatan," ujarnya.