Como Makin Berbahaya, Klub Milik Bos Djarum Ini Siapkan Langkah Mengejutkan
- Instagram/comofootball
Siap – Como 1907 terus menjadi sorotan setelah mencatat perkembangan pesat sejak kembali ke panggung tertinggi sepak bola Italia.
Klub yang berada di bawah kepemilikan Grup Djarum itu kini bersiap menghadapi tantangan yang lebih besar setelah memastikan langkah ke Liga Champions.
Performa Como bukan satu-satunya alasan klub tersebut menjadi perhatian.
Aktivitas mereka di bursa transfer hingga besarnya investasi yang digelontorkan membuat I Lariani mulai diperhitungkan di antara klub-klub papan atas Italia.
Di balik perkembangan tersebut terdapat keluarga Hartono, pemilik Grup Djarum, yakni Robert Budi Hartono dan mendiang Michael Bambang Hartono.
Maret 2026 menjadi periode penuh duka bagi keluarga Hartono setelah Michael Bambang Hartono meninggal dunia.
Kabar tersebut turut mendapat perhatian di Italia, khususnya dari Como yang berada di bawah kepemilikan Grup Djarum.
Dikutip dari kanal YouTube HATTRICK, Michael Bambang Hartono dikenal sebagai salah satu pengusaha terkaya di Indonesia.
Ia juga merupakan salah satu pemilik Grup Djarum dan pemegang saham mayoritas BCA.
Beberapa bulan setelah kepergiannya, perhatian kembali tertuju kepada keluarga Hartono menyusul kabar mengenai pembagian harta peninggalan sang taipan kelahiran Semarang tersebut.
Anak-anak Michael Bambang Hartono disebut memperoleh warisan dalam jumlah fantastis, yakni sekitar Rp52 triliun untuk masing-masing penerima.
Nilai tersebut tentu menjadi sorotan mengingat besarnya aset yang dimiliki keluarga Hartono.
Namun, pembagian harta tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai masa depan bisnis keluarga, termasuk dukungan terhadap Como 1907.
Di sisi lain, Como telah mengalami transformasi besar dalam beberapa tahun terakhir.
Klub yang sebelumnya berada dalam kondisi sulit tersebut perlahan berkembang hingga mampu kembali bersaing di Serie A.
Pada 2019, Como bahkan sempat berada dalam situasi yang jauh berbeda sebelum akhirnya bangkit dan berkembang menjadi salah satu klub yang menarik perhatian sepak bola Italia.
Como juga menyampaikan penghormatan kepada keluarga Hartono atas kontribusi yang diberikan selama klub berada di bawah kepemilikan Grup Djarum.
Setelah kepergian Michael Bambang Hartono, proyek pengembangan Como tetap dilanjutkan.
Pengelolaan klub tersebut berada di tangan Mirwan Suwarso yang menjabat sebagai presiden klub sekaligus salah satu sosok penting dalam proyek Como.