Como 1907 Makin Bersinar, Jurus Bos Djarum Jadi Sorotan Eropa
- Istimewa
Siap – Como 1907 kini bersiap menjalani panggung Eropa setelah memastikan tempat di Liga Champions 2026/2027.
Di balik pencapaian tersebut, strategi pengelolaan klub oleh Grup Djarum dan tangan dingin Cesc Fabregas menjadi sorotan.
Klub yang bermarkas di kawasan Danau Como itu tidak sekadar mempersiapkan skuad untuk menghadapi persaingan level tertinggi Eropa.
Pembenahan juga dilakukan dari sisi stadion, pemasaran, hingga keterlibatan masyarakat lokal dalam membangun identitas klub.
Dilansir dari kanal YouTube HATTRICK, kompetisi sepak bola Eropa musim 2026/2027 segera bergulir.
Salah satu perhatian tertuju kepada Como 1907 yang untuk pertama kalinya akan merasakan atmosfer Liga Champions.
Kesempatan tersebut menjadi babak baru bagi klub berjuluk I Lariani.
Beberapa tahun sebelumnya, Como masih berada jauh dari persaingan papan atas sepak bola Italia.
Kini, klub tersebut justru bersiap menghadapi klub-klub elite Eropa.
Berbagai persiapan pun dilakukan manajemen.
Mulai dari memperkuat komposisi pemain, mempertahankan Fabregas sebagai pelatih, membenahi stadion, hingga meluncurkan jersey dengan konsep yang melibatkan masyarakat Como.
Langkah-langkah tersebut membuat perjalanan Como tidak hanya menarik dari sisi olahraga.
Cara klub membangun hubungan dengan kota dan masyarakat setempat juga menjadi bagian penting dari strategi pengembangan mereka.
Keberhasilan Como menembus Liga Champions menjadi gambaran perubahan besar yang terjadi sejak Grup Djarum mengambil alih kepemilikan klub pada April 2019.
Saat itu, Como baru saja melewati masa sulit setelah mengalami kebangkrutan dan harus berkompetisi di Serie D.
Kondisinya tentu sangat berbeda dengan situasi saat ini.
Dalam waktu sekitar tujuh tahun, klub tersebut berkembang secara bertahap hingga mampu menjadi salah satu kekuatan baru di Serie A Italia.
Transformasi tersebut tidak dilakukan secara instan.
Investasi diarahkan pada berbagai sektor, termasuk pembenahan organisasi, pengembangan pemain, infrastruktur, serta pembangunan identitas klub.
Kini, hasil dari proses panjang tersebut mulai terlihat.
Como bukan lagi klub yang sekadar berusaha bertahan di sepak bola Italia, tetapi sudah memiliki kesempatan untuk tampil di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa.
Untuk menghadapi musim yang lebih berat, Como mulai bergerak di bursa transfer.