Daftar 18 Tim BRI Super League 2026/27, Kickoff 4 September 2026

Logo BRI Super League.
Sumber :
  • Instagram liga1match

Siap – Perjalanan kompetisi BRI Super League 2025/26 telah berakhir yang ditandai dengan juaranya Persib Bandung. Tiga tim peringkat terbawah juga resmi degradasi.

img_title Detik detik Comeback Dramatis Persib Bandung Segel Gelar Juara Dewata Challenge Series, 5 Gol dan Kartu Merah

Dari total 18 tim yang bermain di BRI Super League musim ini. Hanya 15 tim yang dipastikan kembali berlaga di BRI Super League 2026/27 atau musim depan.

Tim-tim yang bertahan di BRI Super League adalah mereka yang menempati peringkat 1-15. Sedangkan tiga tim lagi, yakni Persis Solo, Semen Padang, dan PSBS Biak, terlempar ke Pegadaian Championship (Liga 2) karena finis di zona degradasi.

img_title ACL Two 2026/27: Jika Menang Lawan Manila Digger, Persib Bandung Masuk Grup E

Pengganti ketiga tim yang turun kasta itu akan diisi oleh tiga tim dari Pegadaian Championship 2025/26 yang berhasil menyegel tiket promosi ke BRI Super League. Tiga tim tersebut Garudayaksaya FC, PSS Sleman, dan Adhyaksa FC.

Dengan demikian maka komposisi tim peserta BRI Super League 2026/27 sebagai berikut:

img_title Update Dewata Challenge Series 2026: Persib Kunci Kans Juara Usai Bantai Sabah FC,Hanya Butuh Hasil Imbang?

1. Persib Bandung

2. Borneo FC

3. Persija Jakarta

4. Persebaya Surabaya

5. Bhayangkara Presisi Lampung FC

6. Malut United

7. Dewa United

8. Bali United

9. Arema FC

10. Persita Tangerang

11. PSIM Yogyakarta

12. Persik Kediri

13. Persijap Jepara

14. Madura United

15. PSM Makassar

16. Garudayaksa FC

17. PSS Sleman

18. Adhyaksa FC

BRI Super League 2026/27 akan dimulai pada September 2026 mendatang. Laga perdana atau pembuka kompetisi dimainkan pada Jumat-Minggu, 4-6 September 2026.

Kompetisi sepak bola antarklub tertinggi di Indonesia ini akan berakhir (pekan 34) pada Kamis-Sabtu, 3-5 Juni 202 mendatang.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menjelaskan kalender musim 2026/27 disusun lebih awal agar klub dan seluruh stakeholder memiliki kepastian dalam melakukan perencanaan.

"Kami juga memastikan kompetisi berjalan selaras dengan agenda Tim Nasional Indonesia dan kalender sepak bola internasional,” kata Ferry.