Rekap BRI Super League 2025/26 Pekan ke-34: Bhayangkara FC dan Borneo FC Menang Besar Saat Persib Dinobatkan Juara
- X @BorneoSMR
Siap – Sejumlah fakta menarik terjadi di pertandingan terakhir pekan ke-34 BRI Super League 2025/26 yang tuntas dimainkan pada Sabtu (23/5/2026).
Ada dua tim yang menang besar dengan mencetak tujuh gol saat Persib Bandung menyegel gelar juara. Dua tim yang menang dengan skor mencolok itu adalah Bhayangkara FC dan Borneo FC.
Bhayangkara FC menang tujuh gol tanpa balas melawan PSBS Biak di Stadion PKOR Sumpah Pemuda. Hasil ini menempatkan tim bernama lengkap Bhayangkara Presisi Lampung FC itu finis di peringkat kelima di klasemen akhir BRI Super League.
Di Samarinda, Kalimantan Timur, Borneo FC yang Sabtu lalu bersaing dengan Persib berebut gelar juara menang telak 7-1 saat menjamu Malut United.
Namun sayangnya, kemenangan di Stadion Segiri itu tidak dapat membawa Borneo FC jadi juara BRI Super League. Karena di Bandung, Persib bermain imbang 0-0 dengan Persijap Jepara.
Dengan hasil seri itu, Persib dipastikan juara walaupun Borneo FC berhasil menekuk Malut United. Poin Persib dan Borneo FC sama-sama 79, namun Persib yang berhak menempati posisi teratas atau puncak klasemen lantaran unggul head to head dari Borneo FC.
Dua pertemuan Persib dan Borneo FC di BRI Super League musim ini, Persib merebut empat poin usai menang di Bandung dan imbang di Samarinda.
Untuk diketahui, Persib vs Persijap di laga terakhir BRI Super League adalah satu-satunya pertandingan yang berakhir imbang.
Selain itu, kemenangan telak juga dibukukan Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta. Bajul Ijo-julukan Persebaya-menang 5-0 saat menjamu Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo.
Di Jakarta, tepatnya di Jakarta International Stadium (JIS), Persija mengalahkan Semen Padang dengan skor 3-0.
Tim-tim lainnya yang menang dengan mencetak tiga gol yaitu Arema FC vs PSIM Yogyakarta dan Persis Solo yang tandang ke Banten mengalahkan tuan rumah Persita Tangerang.
Tapi ironinya, kemenangan Persis Solo di Banten International Stadium (BIS) itu gagal menyelamatkan tim berjuluk Laskar Sambernyawa dari degradasi.
Persis menyusul Semen Padang dan PSBS yang musim depan harus bermain di Liga 2 (Pegadaian Championship) setelah menghuni tiga peringkat terbawah di BRI Super League.