Raksasa Italia Mulai Cemas Hadapi Como, Klub Bos Djarum Obrak Abrik Serie A
- Istimewa
Siap – Klub milik Bos Djarum di Italia, Como 1907 tak henti-hentinya membuat kejutan. Kini, I Lariani bukan lagi tim yang dipandang sebelah mata. Mereka telah menjelma jadi kuda hitam yang menakutkan bagi raksasa Serie A.
Dilansir dari kanal YouTube POPULER ZONE, selalu menghadirkan kejutan yang tak pernah terduga. Itulah Como 1907.
Tim underdog yang sempat dipandang sebelah mata kini berubah menjadi salah satu nama yang paling diwaspadai di Serie A Italia.
Padahal banyak yang memperkirakan mereka akan sibuk bertarung di papan bawah berjuang menjauh dari zona degradasi. Namun yang terjadi justru sebaliknya.
Perlahan tapi pasti, skuad racikan Cesc Fabregas menunjukkan identitas permainan yang matang, disiplin, dan penuh keberanian.
Lebih dari sekedar hasil, yang membuat Como disegani adalah mentalitasnya.
Klub milik pengusaha Indonesia, Hartono bersaudara alias Bos Djarum itu bermain tanpa rasa gentar dengan determinasi tinggi dan konsistensi kolektif yang solid.
Setiap laga menghadirkan ancaman nyata, entah melalui skema bola mati, serangan balik cepat atau kombinasi di house pace yang terlatih.
Kini situasinya berubah, menghadapi Como tidak lagi dianggap sebagai laga formalitas.
Bahkan ketika klub berjuluk I Lariani itu tak membawa pemain intinya pun tim sekelas Juventus masih mengaku waspada.
Lantas apa sebenarnya rahasia besar Como 1907? Mengapa skuad Fabregas terasa begitu merepotkan bagi raksasa-raksasa Italia?
Lalu seberapa jauh mereka bisa melangkah musim ini, berikut ulasannya.
Datang dengan status tim promosi, Como 1907 awalnya hanya diprediksi sekedar numpang lewat di kasta tertinggi Italia.
Banyak yang mengira, musim ini akan jadi perjalanan penuh tekanan, adaptasi, dan penuh pelajaran keras.
Atmosfer Serie A dikenal kejam bagi pendatang baru. Tempo emang agak lambat dibanding liga lain, tapi di sini taktik begitu rumit.
Pengalaman lawan yang matang semua seperti tembok tinggi yang siap menghalangi.
Namun Como justru mampu mengontrol tempo saat dibutuhkan sekaligus bermain direct ketika ruang terbuka.
Pola permainan ini membuat banyak lawan kesulitan membaca arah serangan mereka.