Pujian Raja Isa untuk Indonesia U-17: Jangan Iri, Malaysia Harus Belajar
- Kolase siap.viva
Siap – Pelatih legendaris asal Malaysia, Raja Isa, memberikan pesan kuat kepada tim nasional Harimau Malaya.
Ia menegaskan bahwa Malaysia tidak perlu iri dengan prestasi gemilang Timnas Indonesia U-17 yang baru saja lolos ke Piala Dunia U-17 2025, meskipun kalah telak dari Korea Utara di Piala Asia U-17.
Timnas Indonesia U-17, di bawah asuhan Nova Arianto, membuat kejutan dengan mengalahkan Korea Selatan, Yaman, dan Afghanistan di fase grup, mengamankan tiket ke perempat final dan Piala Dunia U-17 2025.
Keberhasilan ini membuat Indonesia satu-satunya wakil ASEAN yang berhasil lolos ke turnamen bergengsi tersebut.
Kabar ini tentunya mengundang rasa iri dari negara tetangga.
Media di Malaysia pun mulai menyoroti pencapaian tersebut, namun Raja Isa menekankan bahwa perjalanan Indonesia taklah mudah.
Ia menyebut bahwa Malaysia harus fokus pada proses dan pembinaan usia dini seperti yang dilakukan PSSI.
“Timnas Indonesia U-17 tidak mencapai semua ini secara instan. Mereka sudah gagal dua kali ke Piala Dunia U-17 sebelumnya. Namun, dengan pembinaan yang berkesinambungan, Nova Arianto berhasil membawa mereka ke level ini,” ujar Raja Isa dalam wawancara yang disitat dari kanal YouTube Harimau Malaya, Sabtu, 19 April 2025.
Potret pemain Timnas Indonesia U17
- Istimewa
Raja Isa menambahkan, Timnas Malaysia jangan merasa tertekan dengan pencapaian Skuad Garuda Muda yang gemilang.
“Jangan tertekan dengan apa yang dicapai Indonesia. Proses yang mereka jalani serupa dengan Malaysia. Kami semua harus melalui proses itu. Jangan terlalu cepat iri, tetapi jadikan ini sebagai inspirasi untuk melangkah lebih jauh."
Sementara itu, Indonesia U-17 menunjukkan bahwa mereka memiliki kemampuan untuk bersaing dengan negara besar.
Meski sebagian besar pemain mereka memiliki postur tubuh yang lebih kecil dibandingkan lawan-lawan mereka.
"Mereka punya semangat yang luar biasa. Itu yang menjadi kekuatan mereka,” kata Raja Isa.
Keberhasilan Indonesia ini seharusnya menjadi motivasi bagi tim nasional Malaysia untuk memperbaiki dan meningkatkan pembinaan usia dini mereka, agar bisa mengejar ketertinggalan dan mencapai prestasi serupa di level internasional.
Timnas Indonesia U-17 telah menunjukkan bahwa kerja keras dan strategi pembinaan jangka panjang bisa membuahkan hasil, meskipun harus menghadapi tantangan besar.