Akhir Kesombongan Malaysia Gagal Tiru Timnas Indonesia, Endingnya Malu Banget
- YouTube Starting Eleven Momen
Kecewa dengan situasi ini, banyak fans Malaysia meluapkan emosinya dengan menghujat laman resmi FAM.
Terutama setelah skuad nasional yang akan dibawa ke kualifikasi Piala Asia diumumkan tanpa kehadiran pemain keturunan yang dijanjikan.
Melihat situasi yang semakin panas, CEO baru Timnas Malaysia Rob Friend pun akhirnya turun tangan untuk memberikan klarifikasi.
Ia menjelaskan bahwa strategi naturalisasi besar-besaran yang dilakukan Malaysia memang kurang realistis, dan terpaksa dihentikan sementara waktu.
Menurutnya berbeda dengan klub, mendatangkan banyak pemain bintang bukanlah solusi instan untuk meningkatkan kualitas tim nasional.
Meski begitu, ia tetap meminta para pendukung Malaysia untuk tetap bersatu dan terus memberikan dukungan kepada tim nasional dalam perjalanan mereka ke depan.
"Roma tidak dibangun dalam sehari. Kenyataannya adalah anda tidak bisa mengharapkan perubahan secara instan. Berbeda dengan klub sepak bola, di mana anda bisa membeli pemain dan melakukan penyesuaian instan," ujarnya.
"Saya datang bukan hanya untuk menyenangkan fans atau untuk memberikan hasil dalam 6 bulan. Dampak dari pekerjaan saya akan terlihat dalam jangka panjang," sambungnya.
Selain itu Rob juga menyoroti perbedaan mendasar antara Malaysia dan Indonesia dalam hal naturalisasi pemain.