Iran Ungkap 5 Ancaman Besar yang Dapat Guncang Dunia?
- Istimewa
Siap – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah pejabat tinggi militer Iran mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS), Israel, dan negara-negara anggota NATO.
Di tengah situasi yang masih rapuh pasca konflik Republik Islam-Israel dan negosiasi yang belum sepenuhnya pulih, Teheran mengklaim masih menyimpan sejumlah kemampuan militer strategis yang belum pernah digunakan di medan perang.
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Inspektur Markas Besar Khatam Al Anbiya, Brigadir Jenderal Mohammad Jafar Asadi.
Menurutnya, dunia belum melihat seluruh kekuatan yang dimiliki Republik Islam.
"Kami belum mengungkapkan kartu inti kami," kata Asadi seperti dikutip kantor berita Iran, Mehr News, pada Rabu, 3 Juni 2026.
Pernyataan itu langsung menarik perhatian pengamat keamanan internasional karena muncul saat hubungan Iran dengan Amerika Serikat kembali memasuki fase yang tidak menentu.
Sebelumnya, berbagai laporan menyebut Teheran menghentikan sementara komunikasi tidak langsung dengan Washington sebagai bentuk protes terhadap perkembangan situasi di Lebanon.
Dalam pernyataannya, Asadi menegaskan bahwa kemampuan militer Republik Islam jauh lebih besar dibanding yang diketahui lawan-lawannya saat ini.
"Kami telah berulang kali menekankan bahwa kami belum mengungkapkan semua kartu andalan kami. Kami masih memiliki banyak kemampuan yang akan digunakan jika perlu," ujar Asadi.
Ia kembali menegaskan pesan serupa.
"Kami telah berkali-kali mengatakan bahwa kami belum mengungkapkan semua kartu inti kami dan masih banyak kartu yang akan kami gunakan jika diperlukan," sambungnya.
Peringatan tersebut muncul ketika sejumlah analis menilai Republik Islam semakin percaya diri setelah berhasil bertahan dari tekanan militer dan ekonomi yang berlangsung selama berbulan-bulan.
Lima Ancaman Besar yang Disebut Dapat Guncang Dunia
Potret ilustrasi
- Istimewa
Sejumlah analis keamanan internasional menyebut Republik Islam memiliki beberapa opsi strategis jika konflik besar kembali pecah dengan Amerika Serikat dan sekutunya.
Laporan CNN yang dikutip berbagai media internasional sebelumnya menyoroti sejumlah kemampuan yang dapat digunakan Teheran untuk meningkatkan tekanan terhadap lawan-lawannya.
Ancaman pertama adalah kemungkinan penutupan Selat Hormuz.
Selat tersebut merupakan jalur pelayaran paling penting bagi distribusi energi dunia.