Terpopuler: Como Mulai Garang, Iran dan AS Siaga Perang!
- Kolase siap.viva
Siap – Dua isu berbeda, tetapi sama-sama menyedot perhatian publik global.
Di Eropa, klub promosi Como 1907 tampil agresif dan mulai mengusik dominasi raksasa Serie A.
Sementara di Timur Tengah, ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas, memicu kekhawatiran konflik terbuka.
Kedua topik ini menjadi yang paling banyak dibaca di kanal siap.viva.co.id pekan ini.
Satu menawarkan cerita kebangkitan sepak bola, lainnya menyajikan ancaman krisis geopolitik berskala global.
Lantas, seperti apa gambaran lengkap dari dua isu yang sama-sama panas ini?
Como Menggila di Serie A, Proyek Bos Djarum Mulai Panen Hasil
Como 1907 menjelma menjadi salah satu tim paling dibicarakan di Serie A Italia musim ini.
Di bawah arahan Cesc Fabregas dan sokongan penuh Hartono bersaudara alias Bos Djarum, klub promosi ini tampil agresif dan tanpa rasa takut.
Performa Como bahkan menyita perhatian para petinggi klub besar Serie A.
Mereka dibuat terpana dengan keberanian dan konsistensi permainan skuad berjuluk I Lariani.
Dukungan finansial dari Hartono bersaudara menjadi fondasi utama transformasi ini.
Pengusaha asal Indonesia tersebut tidak sekadar menyuntik dana, tetapi membangun proyek jangka panjang yang terstruktur.
Musim kompetisi Serie A Italia 2025–2026 menjadi etalase awal ambisi besar itu.
Disitat dari kanal YouTube HATTRICK, saat ini memang ada beberapa WNI yang memiliki klub sepak bola di Eropa.
Namun, langkah Bos Djarum bersama Como menjadi yang paling disorot.
Dalam lima tahun terakhir, Como berubah drastis.
Dari klub yang nyaris tak diperhitungkan, kini mereka mampu bersaing dengan siapa pun.
Musim ini, Como bahkan masuk kategori tim kejutan yang layak diwaspadai oleh raksasa Serie A.
Investasi besar menjadi kunci.
Hampir Rp2 triliun digelontorkan di awal musim.
Hasilnya mulai terlihat.
Untuk sementara, Como bertengger di posisi enam klasemen dan berpeluang besar menembus kompetisi Eropa musim depan.
Jarak poin dengan Juventus dan AS Roma relatif tipis.
Dengan konsistensi, peluang finis di empat besar terbuka lebar.
Sinyal kuat datang saat Como bertandang ke markas Lazio.