Terpopuler: Como Mulai Garang, Iran dan AS Siaga Perang!
- Kolase siap.viva
Tim asuhan Fabregas menang meyakinkan 3-0.
Nico Paz kembali menjadi pembeda dengan dua gol, sementara satu gol lainnya dicetak wonder kid asal Kroasia, Martin Baturina.
Bagi Nico Paz, musim ini terasa spesial.
Ia telah mencetak delapan gol dan enam asis dari 21 laga.
Kontribusinya membuat lini serang Como semakin tajam dan dinamis.
Usai laga, Fabregas mengaku semakin nyaman menjalani karier kepelatihannya. Dukungan penuh dari manajemen menjadi faktor penting.
"Yang terpenting adalah kami terus bekerja dengan penuh percaya diri.Tentu saja kami merasakan tekanan, tetapi itu normal. Saya merasakannya, bahkan ketika masih menjadi pemain di level tertentu. Dari pihak saya, saya senang tetap berada di Como di mana saya dapat mengandalkan suasana yang hebat dan klub yang hebat," kata Fabregas.
Stadion hingga Kota: Proyek Besar Djarum di Italia
Transformasi Como tak berhenti di lapangan.
Hartono bersaudara melalui Grup Djarum juga menaruh perhatian besar pada infrastruktur dan pengembangan Kota Como.
Rencana renovasi Stadio Giuseppe Sinigaglia Djarum menjadi simbol ambisi tersebut.
Proyek ini diumumkan pada 4 Februari 2025 dan langsung mencuri perhatian publik Italia.
Stadion yang terletak di tepi Danau Como, dengan latar Pegunungan Alpen, memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata.
Proyek renovasi dijadwalkan masuk tahap konstruksi pada pertengahan 2027 dengan target menjadikannya arena kelas dunia.
Kapasitas stadion akan ditingkatkan dari 7.000 menjadi 15.000 penonton.
Tak hanya itu, fasilitas multiguna juga ditambahkan agar stadion tidak hanya hidup saat pertandingan.
Grup Djarum menggandeng pemerintah Kota Como serta firma arsitektur ternama Populus.
Konsepnya tidak biasa untuk standar sepak bola Italia.
Presiden Klub Como, Mirwan Suwarso, menjelaskan stadion baru akan dilengkapi area wisata, taman hiburan, toko, dan restoran dengan panorama danau.
"Ide kami adalah mengubahnya menjadi fasilitas wisata serba guna dengan kapasitas 15.000 tempat duduk dan 10 restoran di dalamnya, semuanya dengan pemandangan danau," katanya.
"Bagi kami mereknya adalah Como. Harus menyenangkan seperti taman hiburan seperti Disneyland. Timnya harus menyenangkan dan mengasyikkan bermain dengan baik dan membantu orang untuk bersenang-senang," sambungnya.