Puji-pujian Ganjar ke Rocky Gerung: Kritikus Terbaik Abad Ini

Ganjar Pranowo dan Rocky Gerung
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Calon presiden (Capres) nomor urut tiga, Ganjar Pranowo melontarkan puji-pujian terhadap Rocky Gerung, sosok pengamat politik yang dikenal kerap ceplas ceplos, melontarkan kritik tajam pada pemerintah. 

Tegas, Ganjar Pranowo Tolak Masuk Kabinet Jika Kalah di Pilpres, Jadi Capres Bukan Cari Pekerjaan

Pujian yang dilontarkan Ganjar terjadi saat ia mengikuti lokakarya nasional Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Negeri Makassar (UNM), yang mengangkat topik demokrasi dan perekonomian Indonesia.

Rocky Gerung yang turut hadir dalam debat tersebut mendapat pujian dari capres kubu PDIP, Ganjar Pranowo. 

Ngeri, Ini Analisis Rocky Gerung Soal Perebutan Kursi Ketua DPR Ditengah Santernya Wacana Hak Angket

Dalam acara itu, Ganjar hadir mengenakan setelan celana putih dan kemeja hitam. Sedangkan Rocky Gerung, sang tergugat, juga ada di sana. Ia mengenakan celana jeans biru dan kemeja putih.

Di acara tersebut, Ganjar Pranowo sempat naik ke tengah panggung untuk menyampaikan pendapatnya. 

Terlihat Tenang Wacana Hak Angket Makin Santer, Rocky Gerung: Sebenarnya Jokowi itu Cemas

Sementara Rocky Gerung, berdiri di sisi kanan panggung dan tampak memperhatikan Ganjar dengan seksama.

Pada pertemuan ini, Ganjar Pranowo memulai orasinya tentang pendidikan dan toleransi. Ia lantas mengungkit Rocky yang terkenal suka melontarkan kritik.

"Ini permasalahan yang hari ini muncul. Tadi disampaikan, oligarki politik. Sulit mengirim kritik dan saran. Orang tidak mau dikritik. Atau kritiknya versi Bung Rocky yang kritiknya menggelegar terus dan nanti orang sakit hati. Dan saya biasa saja," katanya dikutip pada Selasa, 21 November 2023.

Namun menurut Ganjar, Rocky Gerung adalah sosok kritikus terbaik abad ini.

"Saya pernah dikritik beliau, saya tulis, menurut saya Bung Rocky itu kritikus terbaik abad ini. Karena apa? Ya begitulah caranya Rocky," ujarnya.

"Ada yang jenis ini (Rocky), ada yang ilmuan, ada yang lebih kalem, ya sudah, itulah menurut saya. Kita benarkan. Apa yang clear dari beliau kita harapkan memang begitu," sambungnya.

Lebih lanjut, Ganjar menegaskan bahwa dirinya tak keberatan dengan kritik. Ia bahkan mengaku akan memilih untuk menerima dan mendengarkan sudut pandang tambahan, daripada memendam perasaan atau menjadi emosional.

"Ini menurut saya asyik-asyik saja, nggak perlu baperan. Maka kemudian kita dari permasalahan ini kita merangkul, mendengarkan semua dengan membuka lebih banyak dialog," katanya.