Ormas Acak-acak Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi

Viral ormas buang-buang sampah di kantor Dinkes Kabupaten Bekasi
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Sebuah video rekaman CCTV yang beredar luas di media sosial memperlihatkan aksi sekelompok anggota organisasi masyarakat (ormas) melakukan tindakan tidak terpuji di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi.

img_title Update  Video Viral "Yank Uwes Yank": Pemeran Pria dan Wanita  Kini Heboh  Dikabarkan Menikah, Ternyata Ini....

Dalam video tersebut, terlihat sekelompok orang melemparkan tong sampah berisi daun kering dan menuangkan air dari galon di depan pintu kantor Dinkes.

Aksinya ormas mengacak acak kantor Dinas kesehatan pun viral di media sosial @depokfeed

img_title Makin Panas! Ruben Onsu dan Sarwendah Saling Sindir dan Buka Bukaan Aib, Rekaman CCTV Bocor, Chat WA Viral?

Insiden ini kemudian berlanjut dengan adu mulut antara seorang wanita berseragam ASN dan seorang wanita berompi ormas loreng.

img_title Mak Jleb!! ini Kata Ruben Usai Dituding Selingkuh dalam Video CCTV Viral: Muter-muter Terus Ngomongnya!

"Jangan bentak-bentak saya, dong," teriak wanita berbaju ASN.  Bukannya bentak-bentak, Mbak, nggak tahu siapa saya, hah?" sahut wanita berompi loreng. Adu mulut tersebut sempat dilerai oleh seorang pria berseragam ormas loreng.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Mustofa, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, insiden terjadi pada Selasa (18/3/2025) pukul 11.00 WIB di kantor Dinkes Kabupaten Bekasi, Kompleks Perkantoran Pemda Kabupaten Bekasi, Sukamahi, Cikarang Pusat.

"Sekelompok orang yang mengatasnamakan LSM Laskar Merah Putih datang ke kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dengan maksud dan tujuan ingin bertemu dengan Kepala Dinas Kesehatan. Namun Kepala Dinas tidak ada di tempat sedang ada rapat di luar," ungkap Kombes Mustofa.

Karena tidak berhasil bertemu dengan kepala dinas, kelompok ormas tersebut merasa tidak terima dan marah-marah.

Mereka kemudian mengotori lantai kantor dengan sampah daun kering dan air bekas AC.

"Pegawai Dinas kesehatan merasa takut dan tidak aman dalam bekerja, selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cikarang Pusat," terang Mustofa.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mempertemukan kedua belah pihak untuk mediasi.