30 Tahun Jadi Favorit WNI, Ini Alasan Wisata Medis ke Malaysia Terus Melonjak
- Istimewa
Siap – Malaysia semakin mengukuhkan diri sebagai surga wisata medis (medical tourism) bagi warga Indonesia.
Bukan tanpa sebab, kedekatan geografis, kemiripan budaya, hingga standar rumah sakit berkelas dunia menjadi magnet utama.
Tren ini bahkan mendapat angin segar dari kampanye besar-besaran Pemerintah Malaysia melalui Visit Malaysia 2026 (VM2026) dan Malaysia Year of Medical Tourism 2026 (MYMT 2026) yang menargetkan jutaan wisatawan mancanegara, termasuk dari Indonesia.
Bagi WNI, berobat ke Malaysia sudah seperti jalan-jalan.
Hanya dalam tempo penerbangan singkat, atau melalui jalur darat dan feri, warga Indonesia bisa mengakses kota-kota utama seperti Kuala Lumpur, Penang, Johor, Melaka, Sabah, hingga Sarawak.
Fasilitas medis di sana tidak hanya canggih, tetapi juga dikelilingi destinasi wisata ikonik yang cocok untuk healing pasca-perawatan.
Sejak Krisis 1998, Malaysia Serius Garap Pasien Indonesia
Pemerintah Malaysia sebenarnya sudah mulai serius mempromosikan pariwisata medis sejak tahun 1998, tepat saat krisis keuangan Asia melanda.
Langkah ini diambil untuk mendiversifikasi sektor kesehatan sekaligus pariwisata.
Hasilnya? Hingga kini, pasien dari Indonesia mendominasi hingga 70-80 persen dari total pendapatan wisata kesehatan (healthcare tourism/HT) Malaysia.
Data terbaru dari CIMB Securities mencatat, pada tahun 2024 saja Malaysia menerima 1,6 juta wisatawan kesehatan.
Angka ini diproyeksi melonjak seiring target kedatangan wisatawan Indonesia mencapai 4,7 juta pada 2026.
Salah satu rumah sakit di Johor bahkan mencatatkan kedatangan lebih dari 20.000 pasien Indonesia sejak 2022, dengan lonjakan tahun 2025 mencapai 66 persen.
"Pembangunan rumah sakit swasta yang berkelanjutan akan menjadi katalis pertumbuhan, didukung oleh pergeseran demografi dan kebutuhan kesehatan," tulis CIMB Securities dalam laporan risetnya, beberapa waktu lalu.
IHH Healthcare: Pilihan Utama WNI Selama Tiga Dekade
Salah satu grup rumah sakit yang paling banyak disasar WNI adalah IHH Healthcare Malaysia.
Jaringan ini memiliki standar tinggi yang diterapkan di setiap rumah sakitnya.
Mulai dari Gleneagles, Pantai, Island Hospital, Prince Court Medical Centre, hingga Timberland Medical Centre, semuanya menawarkan layanan terintegrasi.
Head of Marketing IHH Healthcare Malaysia, Khairul Annuar Yusof, menjelaskan bahwa pihaknya menghadirkan layanan kesehatan berkualitas melalui konsep continuum of care—pendekatan menyeluruh dari pencegahan, diagnosis, perawatan, hingga rehabilitasi.