Suasana Makin Tegang, Iran Tantang AS Bertempur Langsung
- Gemini AI
Siap – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian melontarkan tantangan terbuka kepada militer AS untuk menghadapi pasukan Iran dalam pertempuran secara langsung.
Pezeshkian menyampaikan tantangan tersebut melalui akun X miliknya pada Sabtu, 12 September 2026.
Pernyataan itu muncul di tengah kritik keras terhadap strategi militer AS yang disebutnya justru berdampak pada kehidupan masyarakat sipil.
Menurut Pezeshkian, apabila Amerika Serikat benar-benar memiliki kekuatan militer yang tangguh, seharusnya pasukan Negeri Paman Sam berhadapan langsung dengan militer Iran, bukan menyerang fasilitas yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat.
"Jika orang Amerika adalah pejuang sejati, biarkan mereka menghadapi kekuatan militer kami yang gagah berani. Mengapa mengobarkan perang terhadap infrastruktur sipil, pasokan makanan, dan mata pencaharian?" tulis Pezeshkian.
Presiden Iran itu juga menyoroti dampak serangan dan tekanan yang disebutnya telah menghambat akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan penting, termasuk obat-obatan serta bantuan kemanusiaan.
"Jika mereka manusia, mengapa menghalangi akses masyarakat terhadap air, makanan, dan obat-obatan? Rakyat kami tidak bisa dipaksa tunduk melalui intimidasi. Iran tidak akan menyerah," tegasnya.
Pezeshkian kemudian menegaskan bahwa tekanan ekonomi maupun ancaman militer tidak akan membuat rakyat Iran menyerah.
Ia menyatakan Republik Islam Iran akan tetap bertahan menghadapi tekanan yang diberikan Amerika Serikat dan sekutunya.
Di tengah pernyataan keras Pezeshkian tersebut, muncul pengakuan dari pejabat tinggi Amerika Serikat mengenai dampak serangan Iran terhadap aset militer AS di kawasan Timur Tengah.
Dilansir dari kanal YouTube tvOne, Pelaksana Tugas Menteri Angkatan Laut AS Hung Cao mengungkapkan bahwa serangan Iran menyebabkan kerusakan parah terhadap fasilitas militer Amerika Serikat di Bahrain.
Fasilitas yang dimaksud adalah Naval Support Activity Bahrain, pangkalan yang memiliki peran strategis karena menjadi markas Armada Kelima Angkatan Laut AS.
Pengakuan mengenai tingkat kerusakan tersebut menjadi perhatian karena jarang pejabat tinggi Amerika Serikat mengungkap kondisi fasilitas militer mereka secara terbuka dengan gambaran kerusakan yang cukup besar.
Dalam wawancara dengan media The App Times, Cao menjelaskan bahwa serangan tersebut memberikan dampak serius terhadap operasional militer Amerika Serikat di kawasan.