Menguak Sosok William Salim, Penambang Kripto yang Curi Listrik di Depok, Omsetnya Fantastis

Polisi sita alat penambang kripto William Salim
Sumber :
  • siap.viva.co.id

Siap – William Salim, tersangka utama dalam kasus pencurian listrik di wilayah Cimanggis, Kota Depok, telah ditangkap polisi. Belakangan diketahui, ia ternyata penambang uang virtual (kripto).

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, William Salim diduga tak sendiri. Ia melancarkan aksinya bersama sejumlah orang, yang hingga kini masih buron.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Hadi Kristanto mengatakan, dari hasil penggeledahan di toko yang disewa oleh tersangka, polisi mendapati sejumlah alat bukti.

Di antaranya, 24 unit mining (alat untuk menambang kripto). Adapun satu unit alat tersebut diperkirakan seharga Rp 60 juta-an.

Tersangka dinilai bersalah lantaran diduga nekat mencuri aliran listrik untuk memenuhi daya pada alat yang digunakannya tersebut.

"Yang bersangkutan melakukan hal tersebut (curi listrik) untuk memasang kripto mining. Alat itu memerlukan voltase atau tenaga listrik yang sangat besar, maka dia melaksanakan pencurian atau penyalahgunaan atau pengambilan listrik tanpa izin dari PLN," jelasnya.

Baca Juga: Crazy Rich Depok Diciduk Polisi Gegara Curi Listrik

Masih berdasarkan keterangan polisi, pendapatan William CS selama tujuh hari terakhir saja mencapai Rp 4-5 juta.

Ketika disinggung lebih jauh soal berapa modal tersangka, mengingat alat yang digunakan cukup banyak dan mahal? Kompol Hadi belum bisa menjelaskan saat ini.

"Itu nanti saja, karena kasusnya masih dalam pengembangan," kata dia.

Lantas siapakah sosok William Salim?

Data yang dihimpun menyebut, William adalah pemuda kelahiran Bogor, 26 juli 1998.

Pendidikan S 1. Agama Kristen. Menurut catatan KTP, pekerjaannya adalah mahasiswa/pelajar.

William tercatat tinggal di kawasan Jalan Budi Mulia, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

Atas perbuatannya itu, ia terancam hukuman penjara selama 7 tahun. Kasusnya dalam penyelidikan lebih lanjut Polres Metro Depok.