Kementerian Agama Ajak Umat Islam Gelar Salat Istisqa untuk Mengatasi Kemarau Panjang

Menteri yaqut
Sumber :
  • Siap.Viva.co.id sumber : istimewa

Salat Istisqa', sesuai dengan namanya, adalah bentuk memohon curahan air penghidupan (thalab al-saqaya). 

Para ulama Fiqh telah mendefinisikan Salat Istisqa' sebagai salat sunah muakkadah yang dilakukan untuk memohon kepada Allah SWT agar menurunkan air hujan.

Praktik Salat Istisqa' pernah dilakukan pada zaman Rasulullah SAW. 

Hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. mencatat.

 "Nabi Muhammad SAW keluar rumah pada suatu hari untuk memohon turunnya hujan, lalu beliau salat dua rekaat bersama umat tanpa azdan dan iqamat, kemudian beliau berdiri untuk khutbah dan memanjatkan doa kepada Allah SWT."

Berkenaan dengan hadis tersebut, tata cara Salat Istisqa' melibatkan takbiratul ihram, takbir sebanyak 7 kali dalam rakaat pertama, dan 5 kali takbir dalam rakaat kedua. 

Setelah membaca Surat Al-Fatihah dan surat lainnya, dilanjutkan dengan rukuk, sujud, hingga duduk tahiyyat, kemudian diakhiri dengan salam.