Aib Liverpool dan Seburuk Itu Performa Mereka Lawan Atalanta

Liverpool main buruk lawan Atalanta
Sumber :
  • liverpoolecho.co.uk

Siap – Liverpool hancur lebur di Anfield. Menjamu Atalanta pada perempat final Liga Europa leg pertama mereka kalah telak 0-3.

img_title Harta Bos Djarum di Como Bikin Raksasa Eropa Minder, PSG hingga MU Minggir Dulu

Beberapa rotasi yang dilakukan Juergen Klopp berbuah petaka. Gianluca Scamacca menjadi orang pertama yang melukai Liverpool lewat golnya pada menit ke-38.

Tidak puas dengan satu gol, Scamacca mencetak brace saat pertandingan berusia satu jam. Pesta Atalanta akhirnya ditutup oleh gol Mario Pasalic tujuh menit sebelum laga berakhir.

img_title Hasil dan Klasemen Serie A Pekan ke-2 Usai Atalanta Menang Tipis, AS Roma Tetap di Puncak

Hasil ini membuat Atalanta punya modal bagus di leg kedua. Sebab di stadion Gewiss nanti mereka hanya membutuhkan hasil imbang atau setidaknya kalah di bawah tiga gol.

Bagi Liverpool hasil dinihari tadi menjadi aib. Ini merupakan kekelahan pertama mereka dalam 34 pertandingan musim ini. Tentu saja Juergen Klopp tidak senang dengan apa yang terjadi di Anfield.

img_title Dua Pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero Belum Debut di Serie A 2026/27

Menurut Klopp performa anak asuhnya sangat buruk. Ia tidak melihat sisi positif dari permainan tim.

“Sayangnya tidak ada hal positif yang bisa kami katakan tentang pertandingan ini,” ujar pelatih asal Jerman kepada TNT Sports, Jumat (12/4/2024).

“Awalnya bagus, Darwin Nunez menjalani momen bagus tapi sejak saat itu pertandingan menjadi sangat buruk dan tidak ada hal positif yang bisa dikatakan,” ia menambahkan.

The Reds sejatinya bisa kalah 0-5. Beruntung peluang Mario Pasaling dan Teun Koopmeiners di depan gawang tidak jadi gol.

Juergen Klopp mengakui efektivitas Atalanta pada pertandingan dinihari tadi tak lepas dari kesalahan taktis Liverpool.

“Saya tidak menyukai posisi taktis kami dalam penguasaan bola. Kami memberi mereka satu situasi dengan mengoper bola ke sana lalu semua orang mengejar pemain lain,” imbuhnya.

“Kami mencetak satu gol tapi offside, tapi itu adalah pertandingan yang sangat buruk dari kami. Atalanta bermain bagus dan pantas menang,” tutup sang pelatih.