Como 1907 vs Barcelona: Reuni Fabregas yang Bisa Mengubah Segalanya
- Instagram/comofootball
Ia tidak lagi mengenakan seragam Barcelona dan berada di sisi lapangan untuk membela kepentingan Blaugrana.
Sebaliknya, Fabregas akan memimpin Como untuk menghadapi klub yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
Situasi tersebut membuat duel Barcelona kontra Como tidak sekadar pertandingan fase liga Liga Champions.
Pertandingan ini juga menjadi semacam reuni bagi Fabregas dengan klub masa lalunya.
Di sisi lain, laga tersebut mempertemukan dua pelatih yang memiliki hubungan berbeda dengan Barcelona.
Fabregas merupakan mantan pemain klub tersebut, sedangkan Hansi Flick kini menjadi sosok yang bertanggung jawab menangani tim utama Barcelona.
Menariknya, pertemuan antara Fabregas dan Flick belum berlangsung, tetapi kedua pelatih sudah saling memberikan apresiasi.
Flick mengaku terkesan dengan permainan Como di bawah asuhan Fabregas.
Ia bahkan menyaksikan pertandingan Como ketika menghadapi RB Leipzig di Liga Champions.
Penampilan Como dalam pertandingan tersebut memperlihatkan bahwa klub Italia itu mampu bermain dengan percaya diri ketika menghadapi lawan di panggung Eropa.
Bagi Barcelona, situasi tersebut tentu menjadi perhatian.
Como tidak datang ke Liga Champions hanya untuk melengkapi jumlah peserta.
Kemenangan 4-1 atas Leipzig menjadi salah satu bukti bahwa tim Fabregas mampu memberikan ancaman.
Perkembangan Como juga menjadi menarik karena klub tersebut memiliki perjalanan yang berbeda dibandingkan Barcelona.
Blaugrana sudah lama menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa, sedangkan Como baru dalam beberapa musim terakhir mulai membangun reputasi di level tertinggi.
Fabregas juga memberikan respons positif terhadap permainan Barcelona.
Setelah menyaksikan penampilan Blaugrana di Liga Champions, Fabregas mengaku terkesan dengan kemampuan tim asuhan Flick dalam mencari solusi ketika menghadapi berbagai pendekatan lawan.
Menurut Fabregas, Barcelona mampu tetap menemukan jalan keluar ketika menghadapi penjagaan satu lawan satu maupun tekanan tinggi dari lawan.
Kemampuan tersebut menjadi salah satu hal yang membuat Fabregas memberikan perhatian khusus kepada Barcelona.
Lawan dapat mencoba membatasi ruang gerak pemain Barcelona atau melakukan tekanan sejak area depan.
Namun, menurut Fabregas, Barcelona tetap memiliki cara untuk keluar dari tekanan tersebut.