Bukan Sekadar Uang, Ini Formula yang Bikin Como 1907 Terus Melesat
- Instagram/comofootball
Kemenangan atas Parma turut menjaga catatan positif Como pada awal musim 2026-2027.
Dalam lima pertandingan yang telah dimainkan, I Lariani mencatat empat kemenangan dan satu hasil imbang.
Satu-satunya kegagalan meraih tiga poin terjadi pada pekan pertama Serie A ketika Como ditahan Udinese.
Catatan tersebut membuat Como masih menjadi salah satu klub yang belum merasakan kekalahan.
Performa konsisten itu membuka peluang bagi tim Fabregas untuk mempertahankan rekor tak terkalahkan hingga akhir musim.
Meski perjalanan menuju status invincible masih sangat panjang, peluang tersebut tetap terbuka selama konsistensi permainan dapat dipertahankan.
Kondisi pemain juga menjadi faktor penting. Jika para pemain utama mampu terhindar dari cedera dan kedalaman skuad tetap terjaga, Como memiliki modal untuk mempertahankan performanya dalam persaingan panjang.
Pembahasan mengenai peluang Como mempertahankan rekor tanpa kekalahan turut membawa Fabregas pada pengalamannya bersama Arsenal.
Fabregas pernah memperkuat Arsenal dan menjadi bagian dari tim yang memiliki sejarah penting di Premier League.
Dari pengalaman tersebut, ia mengaku mendapatkan sejumlah pelajaran mengenai bagaimana membangun tim yang mampu tampil konsisten.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian Fabregas adalah kontribusi pemain bertahan dalam mencetak gol.
Menurutnya, sepak bola modern tidak lagi hanya menuntut bek untuk bertahan.
Pemain belakang juga dapat menjadi senjata tambahan ketika tim menghadapi lawan yang bertahan dalam.
"Dalam sepak bola modern sangat penting memiliki bek yang mencetak gol," kata Fabregas.
"Arsenal memenangkan Premier League sebagian besar melalui gol dari pemain bertahan dan situasi bola mati."
"Jika kami bisa menambahkan hal itu dalam kemampuan kami, itu akan menjadi keuntungan," kata Fabregas pada media.
Kemenangan atas Parma menjadi salah satu contoh bagaimana pemain belakang Como dapat memberikan kontribusi langsung.
Jacobo Ramon dan Kaiki Bruno menjadi pencetak gol dalam pertandingan tersebut.
Performa Como yang terus meningkat ternyata tidak hanya bergantung pada keputusan Fabregas di pinggir lapangan.
Presiden Como, Mirwan Suwarso, sebelumnya mengungkapkan adanya sistem analisis yang digunakan klub dalam mempersiapkan setiap pertandingan.