Evolusi Como Ala Fabregas Bikin Roma dan Inter Waspada: Klub Italia Panik Hadapi Tim Djarum

Laga Como vs Parma gemparkan Serie A Italia
Sumber :
  • Como

Menariknya, Fabregas mengaku terinspirasi oleh kesuksesan Arsenal, klub yang pernah dibelanya sebagai pemain. 

img_title Como 1907 Dijamu Feyenoord di Liga Champions Eropa 2026/27, Cesc Fabregas Sebut Tantangan Fantastis

Fabregas mengungkapkan bahwa ia menjadikan mantan klubnya Arsenal sebagai inspirasi saat terus membentuk Komo menjadi kekuatan kompetitif di Serie A. 

Setelah kemenangan 2-1 yang diraih dengan susah payah atas Parma, Fabregas menyoroti bagaimana evolusi taktik Arsenal telah memberi cetak biru bagi ambisinya sendiri di Italia.

img_title Como 1907 Imbang Lawan AS Roma di Pekan ke-6 Serie A Italia 2026/27, Posisinya di Luar Jatah Main Kompetisi Eropa

Sebagai pelatih, Fabregas yakin timnya akhirnya mulai menunjukkan sekilas potensi sebenarnya setelah pekan yang sukses yang juga mencakup debut persejarah di Liga Champions. 

Kemenangan atas Parma memperpanjang awal musim klub Bos Djarum sebagai tim yang impresif dengan mempertahankan catatan tak terkalahkan.

img_title Ada Klausul Pelepasan Rahasia, Masa Depan Cesc Fabregas di Como 1907 Jadi Sorotan

Yakni berupa tiga kemenangan, dan satu hasil imbang dari empat pertandingan pembuka. 

Saat ini mereka menempati peringkat ketiga klasemen Serie A dengan raihan 10 poin.

Elemen sentral dari pendekatan taktis Fabregas adalah kontribusi para pemain bertahan terhadap gol tim. 

Sebuah karakteristik yang ia kaitkan dengan Arsenal. Fabreges menjelaskan lebih lanjut filosofi ini dengan menyebut mantan timnya sebagai contoh utama yang harus diikuti para pemain.

"Dalam sepak bola modern sangat penting memiliki bek yang mencetat gol," ujarnya.

Arsenal menjuarai Premier League sebagian besar berkat gol dari para bek dan dari situasi bola mati. 

"Jika kami menambahkan ini ke kemampuan kami, maka itu menjadi sebuah keuntungan." 

Ancaman Nyata di Serie A

Dengan tambahan 3 poin dari Parma membawa Lariani mengumpulkan 10 poin sekaligus menempatkan mereka di posisi ketiga klasemen sementara.

Mereka hanya tertinggal dari AS Roma dan Inter Milan. 

Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini menilai Inter Milan dan Como adalah saingan utama timnya di Serie A. 

Inter jadi favorit utama juara, dengan Lariani mulai dekati levelnya. AS Roma juga meraih kemenangan 2-0 di kandang Torino. 

Kemenangan ini membawa I Lupi ke puncak klasemen Serie A dengan raihan 12 poin.

Srigala Ibu Kota mencatatkan rekor sempurna di empat laga awal musim ini. Poin Roma sama dengan Inter Milan di urutan kedua. 

Halaman Selanjutnya
img_title