Como Bikin Sejarah di Eropa, Klub Milik Hartono Bersaudara Dapat Lawan Mengerikan
- Instagram/comofootball
Siap – Como 1907 akan menjalani salah satu babak paling penting dalam perjalanan klub setelah berhasil menembus Liga Champions untuk pertama kalinya.
Klub Italia yang berada di bawah kepemilikan Hartono bersaudara melalui Grup Djarum itu kini harus bersiap menghadapi persaingan dengan sejumlah tim elite Eropa.
Debut Como langsung menjadi perhatian setelah hasil undian menempatkan mereka satu fase dengan beberapa nama besar, termasuk Paris Saint-Germain (PSG), Manchester United, dan Barcelona.
Kehadiran Como di kompetisi elite Eropa juga tidak terlepas dari perjalanan panjang yang mereka lalui. Beberapa tahun lalu, klub berjuluk I Lariani tersebut masih berjuang di Serie D.
Perlahan, Como mampu naik ke Serie A sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan tampil di Liga Champions.
Dikutip dari kanal YouTube GARUDA TIMNAS, perhatian terhadap Como semakin besar setelah pengundian Liga Champions berlangsung di Monaco.
Hasil drawing tersebut menghadirkan sejumlah pertandingan besar, seperti Manchester United melawan Bayern Munchen serta Barcelona menghadapi Manchester City.
Di antara klub-klub yang menjadi sorotan, Como memiliki cerita tersendiri.
Musim ini menjadi kali pertama mereka merasakan atmosfer kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa.
Liga Champions kembali menggunakan format 36 tim pada musim ini. Dari seluruh peserta tersebut, terdapat beberapa klub yang akan menjalani debut, termasuk Como.
Sebagai pendatang baru, Como langsung memperoleh tantangan berat.
Mereka dijadwalkan menghadapi PSG, Manchester United, RB Leipzig, AEK Athens, Barcelona, Real Betis, Feyenoord, dan RC Lens.
Tiga dari delapan calon lawan tersebut merupakan klub yang sudah memiliki sejarah panjang di Liga Champions, yakni PSG, Manchester United, dan Barcelona.
Pertemuan dengan ketiganya tentu menjadi ujian besar bagi Como. Namun, laga tersebut juga memberikan peluang kepada para pemain I Lariani untuk merasakan langsung persaingan melawan klub-klub papan atas Eropa.
Antusiasme terhadap debut tersebut turut dirasakan para pemain dan suporter Como.
Setelah tiket Liga Champions dipastikan, mereka bersama-sama mengikuti momen pengundian untuk mengetahui siapa saja yang akan menjadi lawan pada fase liga.