Malaysia Mendadak Kena Mental Setelah 5 Tahun Tak Hadapi Timnas Indonesia, Kok Bisa?
- Istimewa
Siap – Setelah lima tahun tak pernah bertemu, Timnas Indonesia akhirnya akan kembali melakoni duel dengan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 nanti.
Turnamen ini bisa menjadi obat penawar pahit atas kegagalan Timnas Indonesia di ajang Piala AFF kemarin.
Lebih dari itu, ada banyak keuntungan yang didapat Timnas Indonesia dengan hadirnya kompetisi resmi FIFA tersebut. Apa saja? Simak ulasan berikut ini.
Dilansir dari kanal YouTube Starting Eleven, FIFA ASEAN Cup dipastikan akan berlangsung mulai 23 September hingga 3 Oktober 2026.
Bisa dibilang konsep yang diusung turnamen ini menarik, karena FIFA membagi peserta ke dalam dua divisi.
Pertama ada Premier Division yang terdiri dari dua grup, yakni Grup A dan Grup B.
Nantinya, tiap grup akan diisi oleh masing-masing empat negara.
Kemudian ada Challenge Division yang juga terdiri dari dua grup, tapi hanya diikuti oleh enam negara.
Jadi tiap grup nantinya akan diisi tiga negara saja. Memang bedanya Premier dan Challenge Division apa?
Bedanya hanya berdasarkan ranking terbaru FIFA saja.
Simpelnya, negara yang tergabung di Premier Division punya ranking yang lebih baik dari peserta di Challenge Division.
Para punggawa Timnas Indonesia.
- Instagram/kevindiks2
Nah di sinilah letak menariknya dari FIFA ASEAN Cup dibandingkan Piala AFF.
Kalau kalian mengira peserta FIFA ASEAN Cup hanya negara ASEAN, itu salah kaprah.
FIFA juga mengundang negara Asia lain untuk menjadi peserta di ajang ini.
Di edisi pertama ada tiga negara undangan, yakni India, Pakistan, dan Hongkong.
Daftar Grup Premier Division dan Challenge Division
Di Grup A Premier Division terdiri atas Timnas Indonesia, India, Malaysia, dan Singapura.
Sedangkan Grup B terdiri atas Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Filipina.
Sementara itu, Grup A Challenge Division dihuni oleh Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam.
Sedangkan Grup B dihuni Kamboja, Laos, dan Timor Leste.
Berbicara soal format, FIFA ASEAN Cup tidak menggunakan skema semifinal.
Dengan begitu, juara masing-masing grup akan bertemu di final untuk mendapatkan piala.
Sistem ini berlaku untuk premier maupun challenge division.