Kasus Lama Robert Rene Alberts Mencuat, FIFA Sanksi Persib Bandung, Ini Kata Manajemen: Kami Tidak Akan Tinggal Diam
- Istimewa
Siap –Persib Bandung kembali masuk dalam daftar sanksi FIFA Registration Ban per 10 Agustus 2026.
Sanksi administratif dari otoritas sepak bola dunia ini menjadi yang kedua kalinya diterima Maung Bandung setelah sebelumnya tersangkut kasus pemutusan kontrak dengan pemain asal Filipina, Daisuke Sato.
Kali ini, FIFA Registration Ban terhadap Persib berkaitan dengan laporan mantan pelatih Robert Rene Alberts.
Kasus tersebut dipicu oleh sengketa hak kompensasi sisa kontrak pelatih asal Belanda tersebut usai berpisah dengan klub pada Agustus 2022 lalu.
Sanksi larangan pendaftaran pemain baru ini sejatinya berlaku untuk tiga periode transfer, namun statusnya dapat segera dicabut apabila kewajiban finansial antar-kedua belah pihak telah diselesaikan.
Menanggapi situasi yang memicu kekhawatiran publik tersebut, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, membenarkan hal tersebut.
Adhitia mengatakan persoalan itu merupakan kasus lama yang terjadi pada 2022, bukan perkara baru. Persib saat ini sedang melakukan kajian dan penelaahan secara menyeluruh untuk memahami dasar keputusan FIFA, posisi kasus, serta langkah yang perlu ditempuh sesuai mekanisme yang berlaku.
"Yang perlu kami tegaskan adalah, bahwa ini merupakan kasus lama yang terjadi pada 2022, bukan kejadian baru. Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA tersebut, kami langsung melakukan kajian secara menyeluruh untuk memahami posisi kasus dan menentukan langkah yang paling tepat," jelas Adhitia dalam keterangan resmi seperti dilansir one football.
Persib menegaskan akan menghormati keputusan regulator dan menindaklanjutinya secara bertanggung jawab. Penyelesaian kasus tersebut kini menjadi satu di antara prioritas klub dan akan dilakukan melalui mekanisme yang berlaku.
"Kami tentu tidak akan tinggal diam. Setiap keputusan dan kewajiban yang harus kami tindaklanjuti akan menjadi perhatian serius. Kami akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannya melalui mekanisme yang berlaku, sebagaimana yang telah kami lakukan pada kasus sebelumnya," tegas Adhitia.
Meskipun diterpa sanksi administratif dari FIFA, Persib memastikan persiapan menghadapi musim kompetisi 2026/2027 tetap berjalan, meski klub sedang menghadapi Registration Ban dari FIFA.
Adhitia menyebut seluruh pemain baru Persib telah diproses untuk kebutuhan registrasi kepada operator kompetisi dan federasi sesuai ketentuan yang ditetapkan.