4 Tahun Lalu Bertemu di Perempat Final, Tahun Ini Prancis dan Inggris Bentrok di Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia
- X @equipedefrance
Siap – Tempat ketiga atau juara ketiga Piala Dunia 2026 akan diperebutkan dua tim raksasa Eropa, Prancis dan Inggris. Kedua tim akan bertanding di Stadion Miami pada Minggu (19/7/2026) pagi WIB.
Prancis dan Inggris telah bertemua sebanyak 32 kali dengan tiga di antaranya terjadi di Piala Dunia. Inggris menang atas Prancis di penyisihan grup Piala Dunia 1966 dengan skor 2-0.
Setelah itu, Inggris kembali mereguk kemenangan di penyisihan grup pertama Piala Dunia 1982 dengan skor menang 3-1. Pertemuan terakhir mereka terjadi di perempat final Piala Dunia 2022. Laga di Qatar itu dimenangkan Prancis 2-1.
Prancis yang di Piala Dunia edisi sebelumnya berhasil menembus final, kali ini gagal mengulang pencapaian itu setelah dikalahkan Spanyol 2-0 di semifinal Piala Dunia 2026.
Tak hanya pelatih Prancis Didier Deschamps yang mengatakan kalau pertandingan perebutan ketiga Piala Dunia 2026 bukan laga yang mereka inginkan, hal senada juga diutarakan pemain Prancis, Ibrahima Konate.
"Ya, kami kecewa. Ya, ini adalah pertandingan yang sebenarnya tidak ingin kami mainkan. Tapi ini Prancis melawan Inggris. Ada sejarah di antara kedua negara ini. Kami memiliki kewajiban untuk menghormati pertandingan ini," kata bek Prancis itu dilansir laman resmi FIFA, Sabtu (18/7/2026).
Meski hanya memperebutkan tempat ketiga, Konate yakin semuan pendukung Prancis akan mendukung Le Bleus di pertandingan terakhir Piala Dunia 2026.
"Kami akan memberikan segalanya untuk pulang dengan medali, meskipun hanya medali perunggu," jelas Konate.
Senasib dengan Prancis, Inggris juga gagal ke final dan harus menuntaskan laga Piala Dunia 2026 di pertandingan perebutan juara ketiga.
Meski sulit menerima kenyataan setelah dijegal Argentina di semifinal, namun bek Inggris, John Stones, tetap ingin timnya membawa pulang medali perunggu Piala Dunia 2026.
"Sulit untuk langsung melupakan atau mencerna ini, tetapi itulah posisi sulit yang kita hadapi saat ini. Saya pikir semuanya akan menjadi jelas setelah emosi mereda. Saya pikir besok, yang akan segera tiba, adalah fokus yang baik untuk meraih medali perunggu," jelas Stones.