Rahasia Taktik Baru Timnas Indonesia Terbongkar, Vietnam Disebut Mulai Cemas
- Istimewa
Pelatih Vietnam Kim Sang-sik dikabarkan mengaku memberikan perhatian serius terhadap ancaman lemparan jauh Pratama Arhan.
Dalam persiapan menuju turnamen ASEAN, ia bahkan meminta para pemainnya berlatih mengantisipasi situasi tersebut.
Kim menyadari bahwa lemparan Arhan bukan sekadar mengirim bola ke dalam lapangan, melainkan bisa langsung berubah menjadi peluang mencetak gol.
Ia menilai situasi tersebut mampu mengubah pertahanan yang semula aman menjadi berbahaya hanya dalam hitungan detik.
Karena itu, lini belakang Vietnam diminta lebih disiplin mengawal penyerang Indonesia ketika terjadi lemparan ke dalam di area pertahanan.
Menurut Kim, membiarkan pemain seperti Mitchell Baker berdiri bebas di dalam kotak penalti saat Arhan bersiap melempar bola merupakan kesalahan fatal yang harus dihindari.
Kekhawatiran tersebut muncul karena Vietnam telah melihat sendiri bagaimana senjata itu beberapa kali merepotkan tim-tim lain di kawasan ASEAN.
Kim Sang-sik juga menilai Herdman berhasil memasukkan kemampuan unik Pratama Arhan ke dalam sistem permainan Timnas Indonesia secara efektif.
Di matanya, Indonesia kini bukan hanya mengandalkan serangan balik, tetapi juga mampu menciptakan peluang melalui situasi yang tidak terduga.
Pengakuan dari pelatih Vietnam tersebut menjadi sinyal bahwa strategi yang disiapkan Herdman mulai mendapat perhatian serius dari para rival.
Menghadapi Timnas Indonesia kini bukan hanya soal meredam permainan 11 pemain di atas lapangan, tetapi juga mengantisipasi berbagai variasi taktik yang dimiliki skuad Garuda.
Kehadiran Mitchell Baker sebagai target man, dipadukan dengan lemparan jauh Pratama Arhan, disebut menjadi kombinasi yang berpotensi mengguncang persaingan Piala AFF 2026 dan membuat lawan berpikir dua kali sebelum menghadapi Timnas Indonesia.