Rahasia Taktik Baru Timnas Indonesia Terbongkar, Vietnam Disebut Mulai Cemas

Persiapan Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026.
Sumber :
  • Istimewa

Kemampuan membaca arah bola serta mencari ruang kosong di belakang bek lawan membuat Baker menjadi pemain yang sulit dikawal.

img_title Gawat! Jelang FIFA ASEAN Cup 2026 King Indo Malah Dihajar Badai Cedera, Jay Idzes,Hilgers Hingga Rizky Ridho Absen ?

Menurut Herdman, kehadiran Baker juga memberikan fleksibilitas dalam menyusun strategi.

Ketika lawan menerapkan penjagaan ketat secara man to man, Baker mampu menarik bek keluar dari posisinya sehingga membuka ruang bagi rekan-rekannya.

img_title Timnas Indonesia Dapat Suntikan Kabar Baik Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Perpaduan kemampuan fisik dan teknik tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menghadapi persaingan di Asia Tenggara.

Hal lain yang diyakini menjadi senjata baru Timnas Indonesia adalah kombinasi Baker dengan lemparan jauh Pratama Arhan.

img_title Ujian Berat Garuda! Timnas Indonesia Ditantang Yordania di Amman Sebelum Piala Asia 2027

Lemparan ke dalam Arhan kini telah berkembang menjadi salah satu ciri khas permainan Timnas Indonesia.

Bahkan, Arhan disebut menjalani latihan khusus menggunakan bola berbobot empat kilogram demi meningkatkan kekuatan dan akurasi lemparannya.

Skema ini diproyeksikan menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan.

Saat Arhan mengirimkan bola ke dalam kotak penalti, Baker menjadi target utama berkat postur tubuh dan keunggulannya dalam duel udara.

Setiap lemparan jauh Arhan berpotensi menghadirkan peluang mencetak gol karena Baker memiliki kemampuan menyundul bola dengan presisi setelah memenangi duel melawan bek lawan.

Herdman pun disebut memanfaatkan keunggulan fisik Baker agar lemparan jauh Arhan berubah menjadi peluang emas bagi Timnas Indonesia.

Kombinasi keduanya tidak hanya mengandalkan kekuatan, tetapi juga koordinasi yang matang.

Selama TC di Bali, Arhan dan Baker berulang kali menjalani simulasi untuk menyamakan waktu lompatan, arah bola, serta titik pertemuan di dalam kotak penalti.

Latihan menggunakan bola berbobot empat kilogram disebut membuat lemparan Arhan semakin akurat dan konsisten.

Bagi Herdman, lemparan jauh Arhan layaknya situasi bola mati yang mampu menciptakan ancaman tanpa harus membangun serangan panjang.

Ketika lawan fokus menutup jalur permainan di lini tengah, lemparan ke dalam justru menjadi celah untuk membongkar konsentrasi pertahanan.

Kolaborasi Arhan dan Baker menunjukkan bahwa Timnas Indonesia tidak hanya mengandalkan permainan terbuka, tetapi juga memaksimalkan detail-detail taktik yang kerap diabaikan lawan.

Tak heran jika strategi tersebut mulai menarik perhatian negara pesaing.

Halaman Selanjutnya
img_title