Dijegal Argentina di Semifinal, Inggris Kecewa Gagal ke Final Piala Dunia 2026

Inggris vs Argentina di semifinal Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • X @England

SiapInggris gagal ke final Piala Dunia 2026 setelah dijegal Argentina di semifinal di Stadion Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. Di laga itu Inggris kalah dengan skor 1-2.

img_title Como 1907 Hadapi Liverpool Sebelum Terjun ke Serie A dan Liga Champions Eropa, Fabregas: Kami Harus Memanfaatkannya

Kekalahan itu mengirim Inggris ke pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 menghadapi Prancis pada Minggu (19/7/2026) pagi WIB.

Kekecewaan tak bisa disembunyikan pelatih Inggris, Thomas Tuchel, usai melihat timnya dikalahkan Argentina. Padahal Inggris sempat unggul lebih dulu lewat gol Anthony Gordon di menit 55.

img_title Liverpool vs Como 1907 Digelar Dua Kali, Satu Laga Berlangsung Tertutup

"Kami kecewa, kami sudah sangat dekat tetapi kami menjadi terlalu pasif setelah mencetak gol," kata Tuchel usai pertandingan dilansir laman resmi FIFA.

Diakui Tuchel, timnya tidak bisa mengendalikan penguasaan bola dan kemudian begitu banyak memberikan ruang kepada pemain Argentina untuk mengumpan silang, menciptakan peluang, dan tembakan ke gawang.

img_title Langkah Terbaru Iran Bikin Dunia Bertanya, Teheran Bersiap untuk Apa?

"Kami sudah dekat tetapi tidak bisa mempertahankan level permainan setelah mencetak gol. Kami langsung kebobolan peluang dan kami memutuskan untuk beralih ke formasi lima bek karena celah terlalu terbuka," katanya.

Tuchel mengungkapkan alasan kenapa menerapkan lima bek. Ini dilakukan karena Argentina selalu memenangkan setiap duel udara dan terus melakukan umpan silang.

"Sehingga kami beralih ke formasi lima bek untuk menutup celah di dalam dan kuat di udara. Kami ingin mencetak gol kedua, tetapi saya tidak merasa bahwa pergantian pemain ofensif akan membantu. Kami tetap menggunakan formasi 4-4-2 tetapi kami menjadi pasif, semakin pasif," ujar Tuchel.

"Kami tidak bisa memenangkan bola sama sekali, kami tidak bisa menguasai bola, jadi saya pikir itu bukan masalah struktural, kami tidak mengubah apa pun. Tapi jalannya pertandingan berubah total," tambah Tuchel kepada BBC.

Kekecewaan juga dilontarkan kapten Inggris, Harry Kane. "Saya sangat kecewa. Kami memainkan pertandingan yang bagus untuk sebagian besar waktu. Ketika kami unggul 1-0, kami sepertinya hanya berusaha untuk bertahan, yang di level ini tidak cukup," ucap Kane.

"Kami telah bekerja sangat keras untuk sampai di sini. Para pemain telah memberikan segenap darah, keringat, dan air mata mereka. Kekalahan seperti ini sungguh menyakitkan," sambung Kane.