Menakar Kekuatan Spanyol di Babak Semi Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Satu PR Besar?
- Istimewa
Di sektor sayap, Marc Cucurella dan Pedro Porro memberi kontribusi besar melalui kerja keras dalam menyerang maupun bertahan.
Kombinasi itu membuat Spanyol memiliki sedikit celah dibanding pesaing lain.
Kualitas individu penyerang Spanyol sebenarnya tidak diragukan.
Namun, kondisi kebugaran Lamine Yamal dan Nico Williams belum sepenuhnya pulih sehingga efektivitas serangan ikut terpengaruh.
Situasi tersebut berpotensi menjadi masalah ketika menghadapi tim dengan kekuatan menyerang tinggi.
Jika pertandingan berkembang menjadi adu gol, Spanyol belum tentu mampu mengimbangi produktivitas lawan.
Performa Pedri juga masih belum sepenuhnya konsisten sepanjang turnamen.
Apabila kreativitas lini tengah menurun, suplai bola ke lini depan ikut berkurang dan peluang mencetak gol menjadi lebih sedikit.
Walau memiliki kekurangan di sektor ofensif, peluang Spanyol menjadi juara tetap sangat besar.
Kedalaman skuad dan organisasi permainan menjadi modal penting untuk melewati laga-laga krusial.
Pertanyaan terbesar kini terletak pada kemampuan mereka membongkar pertahanan lawan yang sama kuatnya.
Jika Lamine Yamal dan Nico Williams mampu kembali ke kondisi terbaik, Spanyol berpotensi menjadi tim yang paling lengkap di Piala Dunia 2026.
Dengan fondasi pertahanan yang kokoh, lini tengah berkualitas, serta sistem permainan yang berjalan efektif, Spanyol memiliki alasan kuat untuk percaya diri.
Tantangan berikutnya adalah meningkatkan ketajaman serangan agar peluang mengangkat trofi benar-benar menjadi kenyataan.