Francois Letexier, Wasit Kontroversial Laga Argentina vs Mesir Ternyata yang Dulu Pernah "Curangi" Timnas Indonesia?

Potret Francois Letexier saat memimpin laga Argentina vs Mesir
Sumber :
  • Istimewa

Siap –Jagat sepakbola dunia kini tengah digegerkan oleh hasil pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Mesir.

img_title Rahasia Taktik Baru Timnas Indonesia Terbongkar, Vietnam Disebut Mulai Cemas

Kehebohan tersebut terjadi lantaran ulah Wasit yang memimpin jalannya pertandingan yakni Francois Letexier disebut sebut mengeluarkan keputusan kontroversial.

Sehingga Argentina dapat dengan mulus lolos ke babak perempat final Piala Dunia 2026 dengan menumbangkan Mesir.

img_title Dijegal Argentina di Semifinal, Inggris Kecewa Gagal ke Final Piala Dunia 2026

Sontak hal tersebut menuai beragam sorotan dari seluruh pecinta sepakbola dunia terutama fans Timnas Mesir.

Nah usut punya usut, sosok wasit asal Prancis itu tidak asing bagi pecinta sepakbola tanah air.

img_title Persaingan Top Skor Piala Dunia 2026 Hanya Milik Lionel Messi dengan Kylian Mbappe?

Ternyata oh ternyata, Francois Letexier merupakan sosok yang pernah memimpin laga Timnas Indonesia vs Giluinea dua tahun lalu di babak Playoff Olimpiade Paris 2024.

Dilansir dari laporan CNN, kala itu, ada dua penalti kontroversial dalam kemenangan 1-0 Guinea atas Indonesia di INF Clairefontaine, Prancis pada Mei 2024.

Kali pertama Letexier menunjuk titik putih adalah pada menit ke-28. Letexier menunjuk titik putih usai pemain Guinea dijatuhkan Witan Sulaeman.

Keputusan ini kemudian mengundang tanya lantaran pelanggaran Witan terlihat berada di luar kotak penalti, namun Bah terjatuh di kotak penalti.

Akibatnya, Guinea bisa mencetak gol ke gawang Indonesia pada kesempatan penalti yang diambil Ilaix Moriba.

Rekam Jejak Kontroversi Melawan Shin Tae Yong

Ketidakadilan kembali dirasakan skuad Garuda pada babak kedua. Tepatnya pada menit ke-76 Letexier lagi-lagi membuat keputusan penalti kontroversial untuk Guinea saat Alfeandra Dewangga mengadang Algassime Bah di kotak penalti.

Padahal, jika dilihat dari tayangan ulang sangat jelas Dewangga mengambil bola dari kaki Bah.

Penalti kedua ini langsung memicu protes keras dari Shin Tae Yong yang akhirnya diganjar kartu merah oleh Letexier.

Beruntung, eksekusi penalti Bah tersebut membentur tiang gawang Indonesia. Namun, dengan kekalahan 0-1 yang ditelan, Indonesia gagal menembus Olimpiade Paris 2024 dalam cabang sepak bola putra padahal sejarah sudah di depan mata.

Setelah memimpin laga tersebut, karier François Letexier tetap melesat hingga memimpin sederet laga penting.

Salah satunya adalah final Euro 2024 antara Spanyol vs Inggris yang dimenangkan La Furia Roja dengan skor 2-1.

Halaman Selanjutnya
img_title