Sumbang Satu Gol ke Gawang Mesir, Lionel Messi Puncaki Daftar Top Skor Piala Dunia 2026, Menggeser Kylian Mbappe

Potret Messi
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Lionel Messi lagi-lagi jadi pembeda saat Argentina lolos ke perempat final setelah mengalahkan Mesir di laga 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Selasa (7/7/2026)malam WIB.

img_title Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina, Upaya The Three Lions Masuk Final Kedua Kalinya

Mantan pemain Barcelona itu mencetak gol di menit 83 yang membuat papan skor jadi imbang dengan angka 2-2. Sebelum gol Messi, Argentina sempat tertinggal 2-1 bahkan lebih dulu tertinggal dua gol di menit 15 dan 67.

Gol Messi seakan jadi pelecut semangat rekan setimnya. Di penghujung laga (menit 90+3), sebuah gol sundulan yang dilakukan Enzo Fernandez memastikan kemenangan Argentina atas Mesir dengan skor 3-2.

img_title Perjalanan Spanyol Mencapai Final Piala Dunia 2026, Semua Berawal dari Satu Poin Lawan Tanjung Verde

FIFA mencatat gol Enzo Fernandez itu menjadi gol ke-3.000 sepanjang sejarah digelarnya Piala Dunia.

Sementara itu, sumbangan satu gol Messi di pertandingan ini mengantarkan pemain berusia 39 tahun ini untuk sementara memuncaki daftar top skor Piala Dunia 2026.

img_title Spanyol Kalahkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026, Ini Kata Luis de la Fuente

Messi yang mengemas delapan gol saat ini unggul satu gol dari Kylian Mbappe (Prancis) dan Erling Haaland (Norwegia) yang sama-sama mengoleksi tujuh gol.

Mbappe dan Haaland masih bisa melampaui jumlah gol Messi karena kedua pemain itu akan bermain di laga perempat final.

Berkat kemenangan dramatis atas Mesir, Argentina juga lolos ke perempat final dan akan bersua Swiss yang di laga 16 besar hari ini mengalahkan Kolombia lewat adu penalti 4-3.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, tidak bisa menyembunyikan rasa emosionalnya setelah Lionel Messi dkk berhasil melakukan comeback dengan mencetak tiga gol.

Usai pertandingan, Scaloni mengacungi jempol kekompakan semua pemain di pertandingan penentu ini.

“Saya tidak bisa melihat ke atas, maaf. Saat ini saya sangat emosional. Sungguh tim dengan pemain yang luar biasa. Itu saja, saya harus pergi,” kata Scaloni dikutip dari laman resmi FIFA, Rabu (8/7/2026).