Misteri Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Akhirnya Terjawab, Kendali Rahasia dari Balik Layar?

Potret ilustrasi Mojtaba Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran
Sumber :
  • Istimewa

Siap –Misteri keberadaan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Hosseini Khamenei akhirnya mulai terungkap jelas ke publik.

img_title Sentilan Keras JD Vance Bongkar Siasat Oknum Israel Demi Perang Abadi, "Pergi ke Neraka"?

Sejak diangkat sebagai pemimpin tertinggi Republik Islam pada awal Maret 2026, Mojtaba memang belum pernah terlihat sama sekali di ruang publik.

Bahkan, ia juga tidak hadir di upacara pemakaman sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei dengan alasan keselamatan yang sangat krusial.

img_title Trump "Menggila" Jantung Pertahanan Iran Digempur Total? AS Siapkan 50 Ribu Pasukan dan Armada Tempur?

Kondisi penuh teka-teki ini sempat memicu berbagai spekulasi liar mengenai keberadaan serta kondisi kesehatannya.

Namun baru-baru ini, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio mengklaim bahwa Mojtaba dipastikan masih hidup.

img_title Terus Digempur AS, Iran : Blokir Selat Hormuz Harga Mati!! Dunia Terancam Krisis Energi?

Menurut Rubio, putra mendiang Ayatollah itu tetap memimpin roda pemerintahan Iran meski tak pernah memunculkan batang hidungnya di hadapan publik.

Pernyataan penting itu disampaikan oleh Rubio saat memberikan kesaksian resmi di hadapan Komite Hubungan Luar Negeri Senat Amerika Serikat.

Kendali Rahasia dari Balik Layar

Dalam kesaksiannya, Rubio juga mengatakan bahwa Mojtaba Khamenei masih memegang kendali penuh atas pemerintahan Republik Islam.

Ia disebut-sebut semakin aktif mengambil keputusan strategis, meskipun seluruh jalur komunikasi dilakukan melalui pesan tertulis dan jaringan para perantara khusus.

Di sisi lain, Rubio menilai sistem pengambilan keputusan di Teheran saat ini masih sangat terpusat.

Setiap hasil perundingan diplomatik disebut harus lebih dulu mendapat persetujuan dari Dewan Kepemimpinan sebelum akhirnya disahkan menjadi keputusan resmi.

Menurut Rubio, birokrasi proses tersebut biasanya memakan waktu sekitar 3 hingga 5 hari.

Karena alasan itulah, respons Teheran dalam setiap perundingan dinilai lambat dan tidak bisa diberikan secara langsung di meja diplomasi.

Pernyataan Rubio ini mencuat tepat saat pembicaraan antara Washington dan Teheran masih berjalan sangat alot.

Berdasarkan sejumlah laporan intelijen terbaru, Mojtaba kini berada di sebuah lokasi rahasia dengan barikade pengamanan yang sangat ketat.

Ia dikabarkan sengaja membatasi komunikasi langsung demi menghindari ancaman serangan fisik dari luar.

Laporan dari kantor berita Reuters juga menyebutkan bahwa Mojtaba sempat mengalami luka cukup serius pada bagian wajah dan kaki akibat hantaman serangan udara.

Beruntung, Mojtaba Khamenei selamat dari serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel yang sebelumnya telah menewaskan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei.

Halaman Selanjutnya
img_title