Argentina, Mesir, Swiss, dan Kolombia, Rebutan Dua Tempat Terakhir Perempat Final Piala Dunia 2026
- Tangkapan layar X @FIFAWorldCup
Siap – Babak perempat final Piala Dunia 2026 terisisa dua tempat lagi. Argentina, Mesir, Swiss, dan Kolombia akan memperebutkan dua tempat terakhir babak delapan besar turnamen.
Argentina-sang juara bertahan Piala Dunia-berpeluang menyegel tempat ke-7 perempat final saat menghadapi Mesir di Stadion Atlanta pada Selasa (7/7/2026) pukul 23.00 WIB.
Sejarah mencatat pertemuan Argentina dengan Mesir sebanyak dua kali, namun bukan di level Piala Dunia. La Albiceleste selalu menang atas Mesir ketika keduanya bertanding di laga persahabatan pada 2008 dan di pertandingan Olimpiade 1928.
Di dua pertemuan tersebut, Argentina menang atas Mesir dengan skor 2-0 (tahun 2008) dan menang 6-0 (tahun 1928). Malam ini keduanya dihadapkan dalam duel babak 16 besar Piala Dunia 2026, di mana salah satu tim pemenang berhak melaju ke perempat final.
Pemenang laga Argentina atau Mesir akan bersua dengan pemenang duel antara Swiss vs Kolombia di perempat final Piala Dunia 2026.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menegaskan persiapan timnya melawan Mesir sama seperti saat mereka menghadapi Tanjung Verde di babak 32 besar.
"Kami siaga penuh seperti sebelum pertandingan melawan Cabo Verde. Mesir juga lawan yang tangguh. Mereka tim yang sangat bagus. Mereka memiliki pemain-pemain penting dan pelatih yang sudah lama bekerja sama," kata Scaloni dilansir laman resmi FIFA.
Scaloni juga membahas tentang salah satu pemain Mesir yang menonjol, yakni Mohamed Salah. "Mereka bermain sepak bola dengan baik dan selalu menyulitkan lawan-lawannya. Salah adalah pemain hebat, akan menyenangkan menghadapinya. Tim kami tahu bagaimana menghadapi pemain-pemain hebat ini dan kami selalu bekerja keras untuk itu," ujar Scaloni.
Argentina dengan Lionel Messi-nya juga menjadi perhatian penuh Mesir. Pelatih Mesir, Hossam Hassan, bahkan menyanjung sang juara bertahan itu.
"Argentina memiliki pemain-pemain hebat. Tentu saja, mereka memiliki Messi yang legendaris, tetapi kami menghormati seluruh skuad mereka. Ini sepak bola, dan kita tidak boleh meremehkan lawan," ujar Hossam.
"Saya telah bekerja dengan para pemain saya dan mempersiapkan mereka tanpa memandang warna seragam lawan, atau nama mereka, dan peringkat mereka. Ini adalah Piala Dunia, kesempatan besar untuk membuktikan diri dan bahwa kami pantas berada di sini," tambahnya.
Swiss vs Kolombia
Di BC Place Vancouver, Swiss dan Kolombia akan memperebutkan satu tiket lolos ke perempat final pada Rabu (8/7/2026) dini hari WIB.
Pemenang pertandingan ini akan menjadi tim terakhir yang melaju ke babak delapan besar Piala Dunia 2026 dan akan berjumpa Argentina atau Mesir.
Duel Swiss vs Kolombia di Piala Dunia 2026 merupakan pertemuan kali kedua, setelah sebelumnya berjumpa di fase grup Piala Dunia 1994. Dalam pertandingan di Stadion Stanford itu, Kolombia menang 2-0 atas Swiss.
32 Tahun berlalu, Swiss dan Kolombia kembali bertemu di Kanada, saat kedua tim akan menentukan nasib apakah tersingkir atau maju ke perempat final.
"Swiss bagus dalam menyerang dan bertahan. Jadi ini akan menjadi pertandingan yang sulit melawan tim yang cukup bagus," kata pelatih Kolombia, Nestor Lorenzo, dilansir laman resmi FIFA.
Di kubu Swiss, pelatih Murat Yakin juga menyadari bahwa laga melawan Kolombia akan menjadi pertandingan yang ketat. "Tidak selalu ada kesempatan untuk bermain di babak 16 besar Piala Dunia. Saya sangat gembira dan antusias, begitu pula semua pemain," katanya.
"Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang intens. Jika kami mampu bertahan, bermain sesuai gaya kami, dan memberikan tekanan besar pada lawan, maka kita akan lihat apa yang bisa terjadi," tambah Murat Yakin.