Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat Tersingkir, Semua Tim Tuan Rumah Gagal Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Amerika Srrikat vs Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • X @USMNT

Siap – Tidak ada tuan rumah bersama Piala Dunia 2026 yang berhasil melaju ke perempat final. Kepastian ini setelah Amerika Serikat kalah 1-4 dari Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa (7/7/2026) pagi WIB.

img_title 6 Kesalahan Fatal yang Bikin AS Babak Belur Hadapi Iran: Kesombongan Trump Berbuah Petaka

Amerika Serikat salah satu tim tuan rumah Piala Dunia 2026, bersama dua negara lainnya yaitu Kanada dan Meksiko. Kanada tim pertama yang gugur di babak 16 besar, kemudian disusul Meksiko, dan terakhir yang ikut tersingkir Amerika Serikat.

Kekalahan telak dari Belgia itu juga gagal membuat Amerika Serikat memberi kado perayaan Hari Kemerdekaan ke-250 negaranya yang diperingati setiap tanggal 4 Juli.

img_title Kata Scaloni dan Tuchel Jelang Pertandingan Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina di Stadion Atlanta

Sempat tertinggal 0-1 di menit sembilan lewat gol Charles De Ketelaere, Amerika Serikat mampu membalasnya di menit 31 melalui gol Mali Tillman.

Namun skor imbang 1-1 itu tidak bertahan lama. Dua menit berselang, Belgia kembali unggul berkat gol yang kembali dicetak Charles De Ketelaere. Gol di menit 33 ini mengubah skor 1-2 dan bertahan sampai turun minum.

img_title Prakiraan Starting XI Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026

Di babak kedua, Amerika Serikat makin terpuruk. Belgia berhasil mencetak dua gol lagi, masing-masing di menit 57 dan 90+3.

Dua gol tambahan Belgia di babak kedua itu disumbang oleh Hans Vanaken dan Romelu Lukaku, yang memastikan kemenangan tim berjuluk The Red Devils dengan skor 1-4.

"Pertandingan ini sangat sulit sejak awal. Kami mengucapkan selamat kepada Belgia, mereka lebih baik dari kami. Ini bukan hari kami," kata pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, usai pertandingan dilansir laman resmi FIFA.

Berkaca dari hasil ini, Pochettino mengatakan bahwa timnya perlu belajar, perlu mengevaluasi pertandingan dan memahami mengapa tidak mendekati pertandingan dengan cara yang sama seperti mereka lakukan di pertandingan lainnya sebelum melawan Belgia.