Hukuman Berakhir, Haye dan Pattynama Siap Tampil Bela Timnas Indonesia, Vietnam Waspada!
- Istimewa
Siap – Dua pemain Timnas Indonesia, Thom Haye dan Shayne Pattynama akhirnya telah resmi terbebas dari hukuman FIFA. Itu artinya, mereka siap membela skuad Garuda dalam kompetisi Piala AFF dan Asean Cup 2026.
Data yang dihimpun menyebutkan, Thom Haye dan Shayne Pattynama kini resmi terbebas dari hukuman FIFA setelah menjalani sanksi larangan bermain sebanyak empat pertandingan.
Adapun sanksi tersebut akibat protes berlebihan kepada wasit usai laga melawan Irak pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 11 Oktober 2025.
Selama menjalani hukuman, keduanya absen dalam pertandingan menghadapi Saint Kitts dan Nevis, Bulgaria, Oman, serta Mozambik.
Dikutip dari berbagai sumber, hukuman bermula dari kartu merah langsung dan protes keras terhadap wasit usai laga panas melawan Irak pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 di bulan Oktober 2025.
Akibat kejadian itu, Komite Disiplin FIFA menjatuhkan larangan bermain dalam 4 pertandingan internasional berturut-turut serta denda finansial masing-masing sebesar 5.000 Swiss Franc (sekitar Rp103 juta).
Sanksi larangan tanding tersebut telah mereka lalui saat absen membela Timnas Indonesia di sejumlah agenda turnamen resmi, termasuk turnamen FIFA Series 2026 pada Maret lalu serta laga uji coba internasional.
Nah, memasuki pertengahan tahun 2026, masa hukuman 4 laga tersebut telah sepenuhnya habis.
Pelatih John Herdman kini bisa kembali memanggil dan memainkan kedua pilar diaspora ini untuk ajang internasional resmi berikutnya
Dengan berakhirnya masa sanksi tersebut, Thom Haye dan Shayne Pattynama kini sudah kembali memenuhi syarat untuk membela Timnas Indonesia, termasuk pada ajang Kejuaraan ASEAN 2026 yang akan berlangsung pada 24 Juli–26 Agustus 2026.
Fokus John Herdman
Di bawah komando pelatih John Herdman, Timnas Indonesia telah memulai pemusatan latihan atau TC di Bali.
Persiapan ini dilakukan jelang kompetisi Piala AFF 2026 (ASEAN Championship).
Laga yang mempertemukan sejumlah rival di kawasan Asia Tenggara itu dijadawalkan bakal bergulir pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Bali dipilih sebagai pemusatan latihan karena kelengkapan fasilitas olahraganya.
Tim pelatih memantau sekira 46 hingga 50 pemain yang nantinya akan dikerucutkan menjadi 24 sampai 26 pemain final untuk memperkuat skuad Garuda.