Skuad Garuda Kebanjiran Stok Naturalisasi, 2 Pemain Eropa Ini Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia, Siapa Mereka?
- Istimewa
Siap – John Herdman telah mengantongi cukup banyak nama pemain keturunan yang bermain di Eropa. Di balik kabar itu, ada dua nama yang berpeluang bela Timnas Indonesia. Penasaran seperti apa sepak terjangnya? Yuk simak.
Proyek naturalisasi skuad Garuda kembali jadi sorotan publik. Nama berikutnya yang berpeluang besar untuk menjalani program naturalisasi adalah Finn Dicke dan Jael Pawirodihardjo.
Siapa mereka? Berikut ulasan selengkapnya.
Data yang dihimpun menyebutkan, dua pemain keturunan Indonesia, Finn Dicke dan Jael Pawirodihardjo, terlihat kembali mengikuti sesi latihan bersama MVV Maastricht dalam persiapan menyambut musim baru.
Nama Jael sendiri kembali menjadi sorotan setelah diketahui mengikuti akun Instagram pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Hal tersebut langsung memunculkan berbagai spekulasi di kalangan pendukung Garuda mengenai peluangnya untuk masuk radar Timnas Indonesia.
Sebelumnya, Jael pernah secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk membela Merah Putih apabila mendapat kesempatan.
Meski hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari PSSI, berbagai petunjuk kecil yang muncul membuat para fans mulai menghubung-hubungkan namanya dengan proyek naturalisasi yang sedang berjalan.
Lantas bagaimana dengan Finn Dicke? Ini profil dua pemain kelas Eropa tersebut:
Finn Dicke
Pemilik nama lengkap Finn Jesper Dicke adalah pemain sepak bola profesional berkebangsaan Belanda yang berposisi sebagai bek tengah dan gelandang bertahan.
Saat ini ia bermain untuk klub kasta kedua Belanda (Eerste Divisie), MVV Maastricht, setelah bergabung sejak September 2025.
Dicke mengawali kariernya di akademi ADO Den Haag sebelum sempat pindah ke klub Portugal, Estoril Praia, serta menjalani masa pinjaman di klub Belgia, SK Beveren.
Di level internasional, ia tercatat pernah memperkuat tim nasional Belanda U-18.
Finn Dicke disebut layak bela Timnas Indonesia
- Istimewa
Lahir di Den Haag pada 14 September 2004, ia memiliki keturunan Indonesia dari pihak ayahnya, di mana sang nenek lahir di Jakarta.
Berkat latar belakang tersebut, ia memenuhi syarat (eligible) untuk melalui proses naturalisasi guna membela Timnas Indonesia jika PSSI melanjutkan proses lobinya.
Belakangan, ia juga dilaporkan memberikan sinyal positif ketertarikannya untuk memperkuat skuad Garuda.