Teror Ketinggian Stadion Azteca Menanti Inggris, Meksiko Siap Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026?
- Istimewa
Siap –Laga hidup mati babak 16 besar Piala Dunia 2026 akan mempertemukan tuan rumah Meksiko melawan raksasa Eropa, Inggris.
Duel panas ini akan digelar di Mexico City Stadium atau Stadion Azteca pada Senin (6/7) mulai pukul 07.00 WIB.
Meksiko mendapat keuntungan luar biasa karena akan bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri yang terkenal militan.
Sebaliknya, Inggris datang dengan modal pengalaman panjang mereka di berbagai turnamen besar internasional.
Namun, tantangan terbesar bagi The Three Lions bukan hanya mematikan serangan lawan, melainkan faktor alam.
Dengan ketinggian rata-rata sekitar 2.240 meter mdpl di Mexico City, laga ini akan berat bagi Inggris yang para pemainnya tidak terbiasa dengan kadar oksigen tipis.
Saat ini, El Tri sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi usai mengakhiri penantian 40 tahun untuk meraih kemenangan di fase gugur Piala Dunia.
Sebaliknya, Inggris kembali menunjukkan karakter khas mereka yang pantang menyerah dengan meraih kemenangan dramatis atas Republik Demokratik Kongo di laga sebelumnya.
Konsistensi El Tri dan Ketajaman Raul Jimenez
Meksiko tampil konsisten sepanjang turnamen ini bergulir.
Skuad asuhan Javier Aguere tersebut sukses keluar sebagai juara Grup A sebelum akhirnya menyingkirkan Ekuador dengan skor meyakinkan 2-0 pada babak 32 Besar yang juga berlangsung di Stadion Azteca.
Dalam skema penyerangan, Raul Jimenez menjadi ujung tombak permainan Meksiko.
Penyerang berpengalaman itu telah mencetak gol penting saat melawan Afrika Selatan dan Ekuador.
Tidak berjuang sendirian, Julian Quinones juga tampil produktif dengan kontribusi golnya yang kerap memecah kebuntuan tim.
Senjata Utama Inggris dan Racikan Thomas Tuchel Di kubu lawan, Inggris berhasil lolos ke babak 16 Besar setelah mengalahkan Republik Demokratik Kongo dengan skor ketat 2-1.
Penyerang gaek Harry Kane kembali menjadi pembeda dalam laga tersebut lewat gol kemenangan yang ia sarangkan pada menit-menit akhir pertandingan.
Ketajaman Kane dipastikan akan kembali menjadi senjata utama bagi tim besutan Thomas Tuchel.
Kapten Inggris itu dipastikan kembali memimpin lini depan dengan dukungan para pemain berpengalaman yang telah berkali-kali tampil di panggung besar sekelas Piala Dunia maupun Piala Eropa.