Kata Pelatih Argentina Usai Dibikin Puyeng Tanjung Verde di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Argentina vs Tanjung Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • X @Argentina

Siap – Tim juara bertahan Argentina dibuat pusing saat menghadapi tim debutan Tanjung Verde di laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Sabtu (4/7/2026).

img_title Piala Dunia 2030 Target Timnas Indonesia, Kualifikasi Zona Asia Dimulai September 2027, Erick Thohir: Kita Persiapkan

Argentina harus memainkan laga hingga menit ke-120 sebelum akhirnya berhasil tampil sebagai pemenang laga dengan skor 3-2 dan lolos ke babak 16 besar.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, mengakui pertandingan melawan Tanjung Verde sangat sulit. "Tim ini (Tanjung Verde) tidak pernah menyerah. Dan sejujurnya saya harus memberikan pujian kepada lawan kami," kata Scaloni usai pertandingan dilansir laman resmi FIFA.

img_title Ranking FIFA Terbaru Usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Posisi Argentina Melorot, Meksiko Masuk Peringkat 10 Besar

Menurut Scaloni, ketika ketika orang mengatakan tidak ada lawan yang mudah, hari ini Tanjung Verde telah membuktikan bahwa mereka adalah tim yang hebat.

"Jika Anda tidak memahaminya, itu sulit. Kami orang Argentina akan memahaminya, karena tidak ada yang mudah," katanya.

img_title Klasemen Akhir Piala Dunia 2026: Spanyol Juara, Irak Posisi Buncit

Menjalani laga sampai 120 menit, Scaloni mengaku bahwa semua pemain telah menuntaskan pertandingan dengan sangat lelah.

"Saya akan mengakui kontribusi dari semua pemain. Sejujurnya, semua pemain menyelesaikan pertandingan dengan sangat lelah, karena mereka telah memberikan yang terbaik," tutur Scaloni.

Sementara itu pemain Argentina, Lionel Messi, mengatakan Tanjung Verde selalu memiliki keunggulan jumlah pemain karena Argentina tidak bisa mengimbangi.

Karenanya, kata Messi, Tanjung Verde bisa menguasai bola dan membuat dirinya bersama rekan setimnya berlari karena tidak bisa menekan mereka dengan sempurna.

"Saya rasa kami tidak bisa menekan mereka dengan baik, lini pertahanan kami terkadang agak renggang. Ketika kami ingin menyerang dari lini tengah pertahanan, jaraknya terlalu jauh untuk para bek tengah dan akhirnya kami menjadi sedikit tidak terkoordinasi," ulas Messi.

Argentina unggul lebih dulu melalui gol Messi di menit 29. Tanjung Verde kemudian menyamakan skor 1-1 lewat gol Deroy Duarte saat laga menyentuh menit 59.

Kedudukan sama kuat itu bertahan sampai laga babak kedua tuntas. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Argentina kemudian unggul kembali di menit 92 setelah Lisandro Martinez mencetak gol. Tapi Tanjung Verde belum menyerah. Gol indah dari Sidny Lopes Cabral memaksa kedudukan imbang lagi jadi 2-2.

Halaman Selanjutnya
img_title