Lawan Bosnia Herzegovina, Amerika Serikat Mampu Ikuti Jejak Kanada dan Meksiko ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026?

Pemain Amerika Serikat merayakan gol saat lawan Australia di Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • X @USMNT

Siap – Tuan tumah bersama Piala Dunia 2026, Amerika Serikat (AS), berupaya mengikuti jejak tuan rumah lainnya, Kanada dan Meksiko, yang telah lolos ke babak 16 besar.

img_title Presiden Iran Tantang Militer Amerika Perang Tatap Muka: Jangan Cuma Berani dengan Sipil

Untuk mengikuti langkah Kanad dan Meksiko, AS wajib menang atas Bosnia Herzegovina dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion San Francisco Bay Area, Kamis (2/7/2026) pukul 07.00 WIB.

Tak cuma ingin melengkapi tiga tim tuan rumah yang melaju ke babak 16 besar, AS berambisi lolos ke perdelapan final untuk pertama kali sejak terakhir berada di babak itu pada Piala Dunia 2002.

img_title Iran Keluarkan Tantangan Berani ke AS, Ketegangan Timur Tengah Makin Panas

"Tentu saja, besok adalah final," kata pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, mengomentari pertandingan melawan Bosnia Herzegovina dilansir laman resmi FIFA, Rabu (1/7/2026).

Pochettino memandang Bosnia dan Herzegovina adalah tim yang sangat gigih, agresif, dan mengandalkan fisik. "Mereka juga terorganisir dengan baik dan memiliki pelatih yang sangat bagus," jelas Pochettino.

img_title Apa yang Terjadi di Selat Hormuz? Iran Siapkan Aturan Baru

Pochettino menegaskan bahwa timnya telah mempersiapkan diri dengan cermat untuk berbagai kemungkinan, termasuk adu penalti. "Ya, kami akan siap jika sampai adu penalti," ungkap pelatih berusia 54 tahun itu. 

Pemenang duel AS vs Bosnia Herzegovina akan bersua dengan pemenang laga Belgia vs Senegal yang juga akan dihelat pada Kamis besok.

Di kubu Bosnia Herzegovina, pelatih Sergej Barbarez, menyanjung AS adalah tim favorit. AS, kata dia, memiliki peringkat FIFA di atas Bosnia dan memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri karena status tuan rumah, selain tentunya punya beberapa pemain hebat.

Meski begitu, Barbarez ogah pusing jika timnya tidak diunggulkan saat melawan AS. “Menjadi tim yang tidak diunggulkan tidak pernah menjadi masalah bagi kami, tetapi begitu pertandingan dimulai, semua itu tidak penting," katanya.

"Yang terpenting bagi kami adalah apa yang terjadi di lapangan. Kami telah mempelajari lawan, menyiapkan rencana pertandingan kami, dan ingin menunjukkan kemampuan kami,” tambahnya.

"Saya ingin melihat para pemain merayakan dan menikmati momen ini bersama. Itulah harapan terbesar saya," sambung Barbarez.