Israel Makin Sesumbar, Netanyahu: Tidak Ada Negara Palestina! Krisis Kemanusiaan di Gaza Kian Sekarat
- Istimewa
Hampir setengah mesin dialisis di Kompleks Medis Al-Shifa, rumah sakit terbesar di Gaza, tidak lagi dapat beroperasi akibat kekurangan natrium bikarbonat, bahan penting untuk proses cuci darah bagi pasien gagal ginjal.
Kepala Departemen Ginjal Buatan Al-Shifa, Dr Ghazi Al-Yaziji, mengatakan sebanyak 25 mesin dialisis telah berhenti berfungsi sehingga hanya tersisa 26 unit yang masih beroperasi secara terbatas.
Akibat keterbatasan tersebut, rumah sakit terpaksa memangkas durasi terapi dialisis dari empat jam menjadi tiga jam, serta mengurangi frekuensi perawatan mingguan dari tiga kali menjadi dua kali.
Kondisi ini berdampak langsung terhadap sekitar 240 pasien gagal ginjal kronis stadium lima.
Menurut Al-Yaziji, pengurangan layanan tersebut meningkatkan risiko komplikasi jantung dan gangguan pernapasan yang berpotensi mengancam keselamatan para pasien dalam waktu dekat.