Drama Piala Dunia 2026: Spanyol Ngamuk Bantai Arab Saudi, Belgia Frustrasi Ditahan 10 Pemain Iran!
- Istimewa
Siap –Sejumlah kejutan dan drama kembali mewarnai lanjutan babak penyisihan grup Piala Dunia 2026, Senin (22/6/2026) dini hari tadi hingga pagi ini.
Mulai dari kebangkitan impresif Spanyol, aksi heroik lini pertahanan Iran, hingga konsistensi mengejutkan dari tim debutan Tanjung Verde yang sukses menahan imbang raksasa Amerika Selatan, Uruguay.
Berikut adalah rekap hasil pertandingan sengit Piala Dunia 2026 yang berlangsung hingga Senin pagi.
Arab Saudi Hancur Lebur Dibantai Spanyol, Skor 4-0
Setelah menuai kritik tajam pada laga debutnya awal pekan lalu, penyerang Spanyol Mikel Oyarzabal berhasil membungkam para pengkritik.
Pemain berusia 29 tahun asal Eibar yang merumput bersama Real Sociedad ini tampil menggila di Atlanta Stadium. Ia sukses memimpin Tim Matador menang telak 4-0 atas Arab Saudi.
Spanyol langsung memegang kendali permainan sejak menit awal.
Laga baru berjalan 10 menit, umpan silang mendalam dari Oyarzabal berhasil dikonversi menjadi gol oleh wonderkid berusia 18 tahun, Lamine Yamal.
Tidak butuh waktu lama bagi Oyarzabal untuk mencatatkan namanya sendiri di papan skor.
Ia mencetak dua gol berturut-turut hanya dalam waktu tiga menit, masing-masing pada menit ke-21 dan ke-24.
Spanyol pun menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman 3-0, sebelum akhirnya menyudahi pertandingan dengan skor 4-0 di babak kedua lewat gol bunuh diri Hassan Al-Tambakti.
Dalam laga ini, Oyarzabal hanya bermain selama 45 menit babak pertama namun mampu melepaskan lima tembakan, dengan tiga di antaranya tepat sasaran.
"Dampak yang diberikan Mikel terhadap tim ini sangat masif. Saya yakin dia adalah pesepak bola yang bisa mencetak sejarah dalam sepak bola Spanyol," puji pelatih Spanyol, Luis De La Fuente.
Mikel Oyarzabal menjadi pemain kedua dalam sejarah Piala Dunia yang mampu mencetak atau memberikan assist untuk total tiga gol dalam 25 menit pertama pertandingan.
Rekor ini pertama kali ditorehkan oleh pemain Hungaria, László Fazekas, pada Piala Dunia 1982.
Catatan gemilang ini berbanding terbalik dengan laga debut Oyarzabal pada pekan lalu yang mencatatkan rekor buruk sebagai pemain pertama sejak 1966 yang gagal menyentuh bola sekali pun dalam 30 menit pertama pertandingan.