Jelang Pertandingan, Intip Perjalanan Dramatis Iran ke Piala Dunia 2026, dari Konflik hingga Tiba di Amerika Serikat
- Instagram/teammellifootball
Siap – Perjalanan Timnas Iran menuju Piala Dunia 2026 menjadi salah satu cerita paling menyita perhatian di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.
Di tengah situasi geopolitik yang memanas antara Iran dan Amerika Serikat, Team Melli harus menghadapi berbagai kendala sebelum akhirnya tiba di negara tuan rumah.
Skuad Iran mendarat di Los Angeles, Amerika Serikat, pada Minggu, 14 Juni 2026 waktu setempat.
Kedatangan mereka berlangsung hanya beberapa hari setelah Washington dan Teheran mengumumkan kesepakatan damai yang mengakhiri ketegangan panjang antara kedua negara.
Mehdi Taremi dan kolega tiba di Bandara Internasional Los Angeles setelah menempuh perjalanan dari Tijuana, Meksiko.
Sebelum berangkat menuju Amerika Serikat, para pemain mendapat sambutan hangat dari para pendukung yang memadati area sekitar hotel tim.
Pelatih Iran, Amir Ghalenoei, berharap sepak bola dapat menjadi sarana pemersatu di tengah kompleksitas hubungan politik antarnegara.
"Saya sangat senang mewakili bangsa Iran yang besar, bangga, dan kuat," tutur Ghalenoei dalam konferensi pers yang dikutip Reuters.
"Saya berharap sepak bola akan membawa kegembiraan dan kebahagiaan, serta mendekatkan budaya dan negara-negara," sambungnya.
Iran dijadwalkan menjalani laga perdana Grup G Piala Dunia 2026 menghadapi Selandia Baru di Los Angeles Stadium pada Selasa pagi WIB.
Pertandingan tersebut menjadi sorotan karena berlangsung di tengah momentum bersejarah setelah Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan damai yang rencananya akan ditandatangani secara resmi di Swiss dalam waktu dekat.
Kondisi tersebut membuat perjalanan Iran di Piala Dunia kali ini tidak hanya berkaitan dengan sepak bola, tetapi juga bersinggungan dengan dinamika diplomasi internasional.
Sebelumnya, Iran mengambil keputusan penting dengan memindahkan pusat latihan mereka dari Arizona ke Meksiko pada akhir Mei lalu.
Langkah tersebut dilakukan setelah meningkatnya ketegangan akibat operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang berlangsung sejak Februari.
Akibat perpindahan tersebut, Team Melli harus menjalani agenda yang cukup melelahkan karena harus bolak-balik dari Meksiko ke Amerika Serikat untuk melakoni seluruh pertandingan fase grup.
Situasi itu dinilai memengaruhi persiapan tim, baik dari sisi logistik maupun kondisi fisik pemain.