Brasil Rindu Juara Piala Dunia, Terakhir Angkat Trofi Juara 24 Tahun Lalu!

Brasil di Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • X @CBF_Futebol

SiapBrasil rindu menjuarai Piala Dunia setelah terakhir kali mengangkat trofi juara pada Piala Dunia 2002 yang berlangsung di Korea dan Jepang.

img_title Pilih Bertanding Melawan Brasil, India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026

Semenjak itu hingga Piala Dunia 2022 di Qatar, tim berjuluk Selecao selalu gagal naik podium juara Piala Dunia.

Tahun 2026 ketika Piala Dunia untuk pertama kalinya dihelat di tiga negara sekaligus (Amerika Serkat-Kanada-Meksiko), rasa rindu juara itu mencuat kembali.

img_title Piala Dunia 2030 Target Timnas Indonesia, Kualifikasi Zona Asia Dimulai September 2027, Erick Thohir: Kita Persiapkan

Rindu akan juara Piala Dunia tertuang dalam akun resmi media sosial Brasil tepat lima hari sebelum kickoff Piala Dunia 2026.

"24 Tahun menunggu. 24 Tahun rindu, tapi sejarah menunjukkan bahwa, ketika orang meragukan kita, itulah saat Brasil menjadi lebih kuat. Hitungan mundur hampir selesai. Saatnya bermimpi lagi," tulis X @CBF_Futebol, Senin (8/6/2026).

img_title Ranking FIFA Terbaru Usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Posisi Argentina Melorot, Meksiko Masuk Peringkat 10 Besar

Hari pertandingan Brasil pun tiba. Brasil yang kini ditangani pelatih kawakan Carlo Ancelotti memulai kampanye Piala Dunia 2026 melawan Maroko.

Stadion New York, New Jersey, Amerika Serikat jadi arena pertarungan Brasil vs Maroko yang kali kedua bersua di fase grup Piala Dunia. Duel dua tim sebelumnya terjadi di Piala Dunia 1998 yang dimenangkan Brasil 3-0.

Tapi kemenangan Brasil atas Maroko 28 tahun lalu itu gagal terulang. Brasil tak bisa mengalahkan Maroko dalam laga pertama Grup C Piala Dunia 2026. Laga pada Minggu (14/6/2026) itu berakhir imbang 1-1.

Brasil bahkan sempat tertinggal 0-1 dari Maroko di menit 21 lewat gol Ismael Saibari, sebelum akhirnya disamakan 1-1 oleh gol Vinicius Junior pada menit 32.

Sebagai tim tersukses di Piala Dunia dengan lima kali juara, pertandingan perdana Brasil yang menghasilkan satu poin ini bukan awal yang baik. Ancelottin pun mengakuinya meskipun timnya mampu tampil apik di babak kedua.

"Saya rasa kami tidak memulai dengan baik, saya sedikit khawatir. Kami kalah dalam banyak duel dan penguasaan bola, tetapi kami membaik di babak kedua pertandingan yang sulit ini, karena Maroko adalah tim yang bagus," ucap Ancelotti dilansir laman resmi FIFA, Senin (15/6/2026). 

Ancelotti mengakui di babak pertama timnya kesulitan keluar dari tekanan Maroko. Padahal keinginan Ancelotti harusnya timnya bisa lebih mengontrol permainan.

Halaman Selanjutnya
img_title